POLITIK

Jelang Pencoblosan di Pilkada Pasaman, Ulul Azmi: Tolak Politik Uang dan Jangan Terpancing Berita Hoax

2
×

Jelang Pencoblosan di Pilkada Pasaman, Ulul Azmi: Tolak Politik Uang dan Jangan Terpancing Berita Hoax

Sebarkan artikel ini
Ulul Azmi
Captain Milenial dan Gen Z pemenangan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman, Sabar AS-Sukardi (Sasuai), Ulul Azmi

PASAMAN, HARIANHALUAN.ID – Captain Milenial dan Gen Z pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pasaman, Sabar AS-Sukardi (Sasuai), Ulul Azmi meminta para relawan tidak terpancing isu-isu yang tidak benar dan menyesatkan.

“Jangan membangun narasi-narasi yang bisa menimbulkan konflik dan tidak perlu memberikan pembenaran terhadap isu-isu tersebut. Fokus untuk menggalang kekuatan untuk memenangkan Sabar AS-Sukardi,” ujarnya, Sabtu (23/11/2024).

Ulul menyebut beredarnya informasi dan isu hoax termasuk black campaign, tidak perlu ditanggapi. Biar saja masyarakat menilai dengan baik. Tidak itu saja, tolak politik uang,  pemimpin yang melakukan praktek politik uang adalah pemimpin yang tidak mempunyai integritas, serta tidak percaya diri.

Baca Juga  Anggota DPD RI Muslim M Yatim Tebar 10 Ribu Bibit Ikan Lele di Kolam Kolaborasi Kampung Golai Jati

“Tetap santun, relawan harus mampu menahan diri, tetap rangkul masyarakat dengan memberikan informasi pembangunan atau program-program unggulan paslon kita,” ucapnya.

Ia mengatakan bahwa tidak menampik cukup banyak kabar hoax hingga serangan personal yang menyerang pasangan Sasuai. “Insyaallah, kita akan memenangkan kontestasi ini dan mengantarkan Sabar AS-Sukardi menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pasaman,” kata pria yang akrab disapa Bang Ulul Azmi.

Ulul Azmi mengatakan, pihaknya terus mengawal seluruh rangkaian proses pelaksanaan Pilkada 2024 di Pasaman dan mendampingi terus pasangan Sasuai.

Baca Juga  Pengamat Politik : Epyardi Asda Berpeluang Kalahkan Mahyeldi di Pilkada Sumbar

“Kami kawal hingga semua rangkaian Pilkada 2024 di Pasaman berjalan lancar dan minim pelanggaran, sehingga bisa menghasilkan pemimpin berkualitas lima tahun ke depan,” tuturnya. (*)