PADANG, HARIANHALUAN.ID – Perum Bulog Wilayah Sumatera Barat (Sumbar) memetakan sejumlah daerah penghasil gabah kering panen (GKP) dengan harga maksimal Rp6.500 per kilogram untuk mencapai target swasembada pangan yang ditetapkan pemerintah pusat.
“Bulog Sumbar mendapat target 289 ton atau mendekati 300 ton dan kita optimistis target tersebut tercapai,” kata Pemimpin Bulog Wilayah Sumbar Darma Wijaya di Padang, Jumat (7/2).
Di satu sisi, Darma tidak menampik untuk harga GKP di tingkat petani Sumbar kini tergolong tinggi, atau di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah pusat yakni Rp6.500 per kilogram.
Meskipun demikian, Perum Bulog Sumbar akan bekerja keras mencari dan memetakan sejumlah daerah di Ranah Minang yang memproduksi beras varietas tertentu dengan nilai maksimal Rp6.500 per kilogram.
“Di Sumbar sendiri harga gabah itu memang cenderung tinggi, namun kita tidak berputus asa karena ada tiga daerah penghasil varietas sejenis pulen,” ujarnya.
Untuk mencapai target 289 ton tersebut, Perum Bulog Sumbar akan bekerja sama dengan pemerintah daerah, penyuluh hingga unsur TNI/Polri guna mencapai target swasembada pangan serta Astacita Presiden Prabowo Subianto.





