UTAMA

Tetap Setia Jaga Integritas, Era Kejayaan Media Cetak Akan Kembali Terulang

0
×

Tetap Setia Jaga Integritas, Era Kejayaan Media Cetak Akan Kembali Terulang

Sebarkan artikel ini
Era Disrupsi Digital
Tokoh Pers Sumatera Barat (Sumbar), Hasril Chaniago

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Tokoh Pers Sumatera Barat (Sumbar), Hasril Chaniago meyakini, di tengah era disrupsi digital yang menimbulkan ‘Tsunami Informasi’ seperti saat ini, publik masih tetap membutuhkan lembaga pers yang berintegritas dan kredibel sebagai sumber informasi terpercaya.

Namun di sisi lain, eksistensi lembaga pers mainstream yang tetap setia menjaga integritas dan beroperasi dengan menjalankan disiplin verifikasi informasi sesuai kode etik jurnalistik, seperti halnya yang dilakukan media cetak dan televisi, saat ini juga semakin tergerus.

“Data Dewan Pers terakhir, saat ini ada hampir setengah juta portal berita media online. Namun yang terverivikasi Dewan Pers tidak sampai satu permil. Palingan hanya sekitar 1.500 media saja. Nah sayangnya, media yang telah terverivikasi ini juga seperti hilang di tengah tumpukan sampah,” ujarnya kepada Haluan, Minggu (9/2/2025).

Baca Juga  Nobar Semifinal Piala AFC di Suko Kopi Marapalam, Berkesempatan Dapat Kuota XL 10GB Tanpa Diundi

Oleh karena itu, Dewan Redaksi Harian Haluan ini menekankan bahwa media harus dikelola oleh sosok yang kompeten sesuai standar dan sertifikasi yang digariskan Dewan Pers. Yaitu paling tidak wartawan utama.

“Jumlah wartawan utama ini pun paling banyak hanya sekitar 10 ribu. Sementara jumlah media digital atau online saja sudah mencapai 400-500 ribu. Jadi, memang jumlahnya tidak sebanding,” ucapnya menggambarkan begitu sedikitnya jumlah SDM yang benar-benar berkompeten untuk mengelola sebuah media profesional.

Hasril Chaniago menekankan, menjaga integritas serta setia menjalankan disiplin verifikasi informasi sesuai kode etik jurnalistik, hari ini adalah satu-satunya keunggulan sekaligus kemewahan media pers mainstream dibandingkan sumber informasi lainnya yang berseliweran di internet dan dunia maya.

Baca Juga  Berpakaian Adat, Kemenag Solok Peringati HAB 2023 di MAN 3 Lembah Gumanti

Persoalan integritas karya ini, disatu sisi juga menjadi tantangan bagi media cetak agar tetap bisa bertahan di tengah gempuran era “Tsunami Informasi” yang mengutamakan kecepatan dan viralitas seperti saat ini.

“Menjadi tantangan bagi media cetak untuk menjaga integritas. Meskipun ini tidak mudah, tapi wartawan yang profesional dan kompeten harus mampu menghasilkan karya berkualitas yang terpercaya,” ucapnya.