OPINI

Kepemimpinan Baru Sumbar: Harapan dan Tantangan Perbaikan Ekonomi

2
×

Kepemimpinan Baru Sumbar: Harapan dan Tantangan Perbaikan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Kepemimpinan Baru
Prof. Syafruddin Karimi (Guru Besar Fakultas Ekonomi Unand)

HARIANHALUAN.ID – Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat membuka babak baru dalam perjalanan pembangunan daerah. Masyarakat menaruh harapan besar kepada kepemimpinan baru untuk membawa perubahan nyata, terutama dalam perbaikan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

Sumbar memiliki potensi ekonomi yang kuat, tetapi berbagai tantangan masih menghambat pertumbuhan dan pemerataan kesejahteraan. Pemimpin daerah harus segera mengambil langkah konkret untuk mengoptimalkan potensi lokal, memperkuat sektor produktif dan memastikan kebijakan pembangunan berdampak langsung bagi rakyat.

Harapan Rakyat Sumbar

Pelantikan kepemimpinan baru di Sumatera Barat membawa harapan besar bagi masyarakat. Rakyat menginginkan pemimpin yang berani mengambil keputusan strategis dan tidak sekadar terjebak dalam rutinitas birokrasi yang lambat.

Baca Juga  BAZ dan Kemenag Tanah Datar Tekan Kerja Sama Pengelolaan Zakat Muqayyat

Tantangan ekonomi yang dihadapi Sumbar membutuhkan kebijakan yang progresif dan tepat sasaran, terutama dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing UMKM, serta memperkuat sektor pertanian dan pariwisata.

Pemimpin daerah harus hadir dengan solusi konkret yang dapat segera diimplementasikan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Beberapa sektor utama harus mendapat perhatian serius.

Pertanian tetap menjadi tulang punggung ekonomi Sumbar, tetapi produktivitasnya masih perlu ditingkatkan melalui penerapan teknologi modern dan sistem distribusi yang lebih baik. UMKM harus difasilitasi dengan akses permodalan yang lebih luas, serta didorong untuk memasuki pasar digital agar lebih kompetitif.

Baca Juga  Komitmen Mengelola Ternak Sapi Masih Minim, Pemkab Solok Selatan Berikan Bimtek Pengelolaan

Pariwisata dan industri kreatif juga harus dikelola dengan lebih profesional, sehingga dapat membuka lapangan kerja yang lebih banyak dan meningkatkan pendapatan daerah. Dengan optimalisasi sektor-sektor ini, Sumbar dapat tumbuh lebih cepat dan lebih merata. Pemerintah harus memastikan bahwa investasi yang masuk benarbenar berdampak positif bagi rakyat.

Kebijakan ekonomi tidak boleh hanya menguntungkan segelintir elite, tetapi harus memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Investasi yang membuka lapangan kerja bagi warga lokal, meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM, serta tidak merusak lingkungan harus menjadi prioritas utama.