PADANG, HARIANHALUAN.ID – Bandara Internasional Minangkabau (BIM) secara resmi membuka posko terpadu angkutan udara Lebaran 2025. Pembukaan posko tersebut diawali dengan apel bersama seluruh pihak terkait di Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, pada Jumat (21/3/2025).
Dian Wahyudi, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang, menyatakan bahwa sarana dan prasarana yang ada di BIM dinyatakan layak untuk mendukung pelaksanaan angkutan Lebaran tahun 2025 ini.
Ia berharap tidak akan ada kendala berarti dalam pelaksanaannya, mengingat fungsi utama mereka adalah melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap operator.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sejumlah maskapai juga telah menjalani inspeksi terkait kelayakan dan persiapan, termasuk ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang akan melayani angkutan penerbangan.
Di lokasi yang sama, General Manager (GM) Bandara Internasional Minangkabau, Dony Subardono, mengungkapkan bahwa pergerakan penumpang di BIM sudah mulai menunjukkan peningkatan sekitar 3 hingga 4 persen.
Namun, ia mencatat bahwa kenaikan ini belum terbilang signifikan. Dony juga memprediksi puncak arus mudik Lebaran akan terjadi pada 27 hingga 28 Maret 2025. Untuk penerbangan domestik rute Jakarta–Padang, saat ini merupakan salah satu penerbangan terpadat ketiga di Indonesia, dan beberapa maskapai telah mengajukan permohonan untuk ekstra penerbangan.
Terkait dengan erupsi Gunung Marapi yang masih berlangsung, Dony Subardono memastikan bahwa pihaknya selalu berkoordinasi dengan Kepala Operasional Bandara.





