PENDIDIKAN

Film Pendek “Takjil Terakhir” Karya Santri Pesantren Kauman Raih Juara 

1
×

Film Pendek “Takjil Terakhir” Karya Santri Pesantren Kauman Raih Juara 

Sebarkan artikel ini

HARIAN HALUAN. ID – Film pendek karya santri Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang berjudul Takjil Terakhir berhasil meraih penghargaan kategori Best View & Engagement dalam ajang Festival Film Pendek Islami Nasional 2025. Prestasi ini menjadi kebanggan tersendiri bagi santri Pesantren Kauman Muhammadiyah, yang terus berkomitmen dalam mengembangkan potensi santri di bidang perfilman.

Ajang bergengsi diselenggarakan oleh kampus STEMBI Bandung dan Digitect University tersebut diikuti oleh berbagai kalangan mulai dari pelajar, mahasiswa, dan umum seluruh indonesia..

Film Takjil Terakhir yang disutradarai oleh santri kelas X, Cindy Azrisa Fitri ini mengangkat nilai-nilai keagamaan dan sosial sehingga penonton akan diajak kedalam ranah saling berbagi dan membantu satu sama lain.

Baca Juga  Kumpulan Puisi Arikah Naurah, Siswi SMP Al Islah Bukittinggi

Mudir Pesantren Kauman Dr. Derliana, MA Sabtu (24/5/25) menyatakan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. 

“Penghargaan ini merupakan bukti bahwa santri Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang tidak hanya di bekali oleh ilmu keagamaan saja tetapi juga ilmu dibidang non akademik juga,”bucapnya.

Ia menambahkan, mudah-mudahan dengan prestasi ini dapat membuat santri lebih giat lagi dalam memproduksi film-film yang memiliki nilai yang positif kepada penonton. 

Guru Pembimbing Lomba, Ali Nurdiansyah, SPd juga menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap santri yang telah bekerja keras daam memproduksi film ini.

Baca Juga  Bukti Komitmen Majukan Pendidikan, Semen Padang Bantu SD Bustanul Ulum Rp850 Juta

Saya sebagai guru pembimbing sangat mengapresiasi kepada tim film pendek yang telah meraih penghargaan nasioanl ini. Semoga santri Pesantren Kauman lebih baik lagi kedepannya dalam berkarya dan saya juga mendukung segala bentuk kreatifitas santri di bidang ilmu sinematografi,” ucap Ali.

“Takjil Terakhir’ menceritakan kisah seorang remaja yang memiliki niat untuk bersekah di bulan Ramadhan tetapi mendapat hambatan dari teman-teman di sekolahnya yang sirik terhadapnya. dengan visualisasi menarik dan alur cerita yang kuat, film ini berhasil mengajak penonton untuk melihat bahwa saling memberi sesama itu merupakan bagian dari kebaikan dan ajaran agama. (aye).