SUMBAR

PT Semen Padang dan TNI AL Pulihkan Irigasi, Hidupkan 35 Hektare Lahan Pertanian di Solok Selatan

0
×

PT Semen Padang dan TNI AL Pulihkan Irigasi, Hidupkan 35 Hektare Lahan Pertanian di Solok Selatan

Sebarkan artikel ini
Staf TJSL Unit CSR PT Semen Padang, Nurwan, foto bersama dengan perwakilan Lantamal II Padang usai penyerahan bantuan 250 zak semen untuk mendukung program Karya Bhakti TNI AL. IST

PADANG, HARIANHALUAN.ID—PT Semen Padang menyalurkan bantuan 250 zak semen untuk mendukung kegiatan Karya Bhakti TNI Angkatan Laut (TNI AL) Lantamal II Padang dalam upaya pemulihan irigasi di Nagari Sako Selatan, Jorong Baru, Kecamatan Sungai Talu, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.

Bantuan yang disalurkan pada 19 Mei 2025 tersebut digunakan untuk memperbaiki saluran irigasi sepanjang 25 meter yang rusak akibat banjir bandang. Kerusakan ini berdampak pada 35 hektare lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan lebih dari 60 kepala keluarga.

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen sosial perusahaan terhadap masyarakat terdampak bencana.

“Bantuan ini bukan sekadar material, melainkan wujud nyata kehadiran kami saat masyarakat menghadapi masa-masa sulit,” ujar Iskandar, Senin (26/5/2025).

Ia menambahkan, sinergi dengan Lantamal II Padang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, yang mendukung keberlanjutan sektor pertanian dan pemulihan ekonomi masyarakat.

Baca Juga  Kejati Sumbar Bagikan 350 Paket Sembako ke Panti Asuhan

“Kami berharap sistem irigasi segera berfungsi optimal agar warga bisa kembali bertani dan roda ekonomi lokal kembali bergerak,” tambahnya.

Menurut Iskandar, keterlibatan PT Semen Padang dalam program ini juga selaras dengan visi pembangunan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada aspek swasembada pangan, energi, dan infrastruktur.

“Dukungan ini juga mendukung program Sumbar Sejahtera Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang menargetkan daerah ini sebagai lumbung padi, jagung, dan komoditas ternak,” tuturnya.