DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.ID — Sebanyak Rp39 miliar lebih dana Pokok Pikiran (Pokir) atau dana aspirasi dari Anggota DPR RI Komisi IV, H. Alek Indra Lukman, dikucurkan untuk mendukung sektor pertanian di Kabupaten Dharmasraya. Penyerahan secara simbolis dilakukan di halaman Kantor Dinas Pertanian Dharmasraya, Rabu (11/6), dan disambut antusias oleh para petani yang hadir.
Kepala Dinas Pertanian Dharmasraya, Darisman, menjelaskan bahwa dana tersebut akan dialokasikan kepada 27 kelompok tani yang tersebar di 11 kecamatan. Bantuan diberikan dalam berbagai bentuk, seperti alat dan mesin pertanian, irigasi perpompaan, unggas petelur, program pekarangan pangan bergizi, serta bantuan pengembangan padi sawah dan jagung. “Total nilai bantuan untuk sektor-sektor tersebut mencapai Rp15,1 miliar,” ujar Darisman.
Selain itu, bantuan juga diberikan dalam bentuk ternak sapi senilai Rp13,7 miliar. Sebanyak 925 ekor sapi akan diserahkan kepada 25 kelompok tani, dengan nilai per ekor sebesar Rp15 juta. “Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” tambahnya.
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada H. Alek Indra Lukman atas perhatian dan dukungannya terhadap kemajuan pertanian di daerah. Ia menyebut, kehadiran salah seorang putra Sumbar di Komisi IV DPR RI merupakan sebuah keberuntungan bagi masyarakat Dharmasraya.
“Melalui dukungan ini, kami berharap Dharmasraya tak hanya menjadi lumbung padi, tapi naik kelas menjadi lumbung beras. Artinya, petani tak lagi menjual gabah mentah ke luar daerah, melainkan sudah dalam bentuk beras siap jual,” ujar bupati perempuan pertama di Sumbar itu.
Ia menambahkan, strategi menuju swasembada beras sudah disiapkan secara matang. Pemerintah daerah juga memastikan bahwa kelompok tani penerima bantuan akan didampingi oleh tenaga ahli agar program ini berjalan optimal dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Annisa bersama Wakil Bupati Lelly Arni turut mencoba sejumlah alat pertanian modern sebelum diserahkan kepada para petani.
Penyaluran dana Pokir ini menjadi angin segar bagi petani Dharmasraya, yang menyambutnya dengan penuh harapan. Pemerintah daerah pun optimistis, keberpihakan kepada sektor pertanian akan memperkuat ketahanan pangan serta mendongkrak ekonomi masyarakat pedesaan di Dharmasraya. (*)





