PADANG

Nongkrong Kreatif untuk Pelestarian Budaya

0
×

Nongkrong Kreatif untuk Pelestarian Budaya

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pariwisata menghadirkan program Nongkrong Kreatif yang digelar setiap malam minggu di Gelanggan Medan nan Bapaneh kawasan pusat jajanan serba ada (Pujasera) Pantai Padang. Program tersebut menjadi wadah bagi generasi muda dalam menyalurkan bakat seni dan budaya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani mengatakan, program Nongkrong Kreatif dimeriahkan oleh siswa sekolah, sanggar dan komunitas seni dengan menampilkan berbagai pertunjukkan. “Banyak yang sudah latihan tapi bingung tampil di mana, inilah wadahnya. Mereka boleh unjuk kebolehan di sana sambil mempromosikan budaya kita kepada wisatawan,” ujarnya.

Baca Juga  GOW Kota Padang Peduli Berkeliling Antarkan Bantuan

Katanya, program ini bertujuan untuk melestarikan budaya lokal dan memajukan pariwisata melalui panggung seni. Tidak hanya itu program ini juga bertujuan untuk mendukung UMKM dan memberikan ruang ekspresi bagi generasi muda di bidang seni dan budaya.

“Nongkrong Kreatif ini sejalan dengan program unggulan (progul) pemerintah yakni Jelajah  Padang. Kota Padang memiliki potensi besar, baik dari sisi wisata alam maupun budaya. Hal itu menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Sumbar,” ujarnya.

Yudi menilai antusias masyarakat dan wisatawan terus meningkat sejak pertama kali program ini berjalan pada bulan Juni lalu. “Alhamdulillah program ini sudah berjalan dengan lancar dan ramai hingga minggu keenam. Hanya saja kita khawatir cuaca kurang bersahabat akan menjadi kendala program ini karena acara nya outdoor. Seperti minggu ke 5 yang sempat hujan pada sorenya,” ujar Yudi.

Baca Juga  Batang Aie Kampuang Koto Memantik Perhatian Kemenpar

Ia menjelaskan, program ini juga menjadi bagian dari implementasi muatan lokal (mulok) keminangkabauan di sekolah. Para siswa diberi kesempatan tampil di ruang publik sebagai sarana penguatan karakter dan kebanggaan terhadap budaya.