PASAMAN BARAT

Nagari Katiagan Kinali Adakan Posyandu Terintegrasi

1
×

Nagari Katiagan Kinali Adakan Posyandu Terintegrasi

Sebarkan artikel ini
Terlihat tim posyandu Terintegrasi dengan kelas ibu hamil sedang melakukan konsultasi. Osniwati

PASBAR, HARIANHALUAN.ID — Nagari Katiagan Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat menyelenggarakan Posyandu Terintegrasi dari tim Puskesmas IV Koto dan tim Poltekes Kementerian Kesehatan Padang untuk daerah terpencil pada Senin (11/8).

Kegiatan ini dalam rangka mendekatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di daerah yang terpencil dengan mendatangkan tenaga medis dan dokter sekaligus bertujuan untuk menurunkan dan mencegah naiknya angka balita stunting.

Menurutnya Kepala Puskesmas IV Koto Kinali drg. Ardiyan, program posyandu terintegrasi ini merupakan dukungan terhadap program pemerintah untuk memberikan pelayanan, pemeriksaan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga  Lestarikan Seni Budaya, Festival Adat Sungai Dodok Digelar Atas Inisiasi Nurkhalis Dt. Bijo Dirajo

Ia mengatakan kegiatan yang dilakukan  diantaranya penimbangan bayi dan balita, pemeriksaan kesehatan ibu hamil berupa Antenatal Care (ANC), USG dan konseling gizi.

“Lalu pemberian vitamin A dan obat cacing, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, penyuluhan terkait pentingnya imunisasi bagi balita, kelas ibu hamil (senam ibu hamil), pembinaan kader terkait sistem lima meja posyandu berupa pendaftaran, penimbangan, pencatatan, pengisian buku KMS dan penyuluhan kesehatan,” jelasnya.

Ardiyan menyebutkan antusias masyarakat Nagari Katiagan cukup tinggi menyambut kegiatan pendampingan Posyandu Terintegrasi ini dengan hadirnya 30 orang balita dan 11 orang ibu hamil. Ia berharap Kegiatan ini akan terus dilakukan kedepannya. 

Baca Juga  Kadis Dinkes Pasbar Ghina Alecia Pastikan Operasional Makan Bergizi Sesuai Standar Higienis

Dia menyebutkan pemeriksaan kesehatan ditingkat posyandu sangat penting dilakukan karena disitulah awal layanan kesehatan yang harus ditingkatkan karena langsung menyentuh masyarakat.