NASIONAL

Insiden Musala Al Khoziny: Pembersihan Puing Memasuki Tahap Akhir, Pencarian Korban Tinggal 10 Orang Lagi

0
×

Insiden Musala Al Khoziny: Pembersihan Puing Memasuki Tahap Akhir, Pencarian Korban Tinggal 10 Orang Lagi

Sebarkan artikel ini
Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan (kanan) saat meninjau langsung proses pembersihan sisa puing reruntuhan bangunan Musala Pondok Pesantren (ponpes) Al - Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur pada Senin (6/10) siang.

SIDOARJO, HARIANHALUAN.ID – Penanganan insiden runtuhnya musala Al Khoziny telah memasuki tahap akhir pembersihan puing bangunan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menargetkan hari ini, Senin (6/10), semua pekerjaan pembersihan rampung, sehingga seluruh rangkaian operasi SAR diharapkan dapat segera diselesaikan.

Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan memimpin sendiri proses pembersihan sisa puing di lapangan. Alat berat bergantian peran. Breaker excavator pemecah beton dikerahkan untuk menghancurkan puing dengan dimensi yang lebih besar. Setelah hancur, bucket excavator mulai mengais puing dan dipindahkan menggunakan dump truk.

Baca Juga  Rayakan Rafi 2024, Telkomsel Berbagi Harapan dan Perkuat Semangat Kebersamaan

“Hari ini kita harapkan akan selesai pembersihan dan evakuasi,” kata Budi.

Hasil pengumpulan informasi kaji cepat di lapangan, diperkirakan masih ada jenazah yang tertimbun. Jumlahnya belum diketahui dengan pasti. Namun diperkirakan kurang lebih tidak jauh berbeda dengan daftar nama orang hilang yang dirilis dari data pondok pesantren, yakni sebanyak 10 orang.

“Diperkirakan tinggal 10 orang lagi yang sampai saat ini masih dalam proses pencarian,” ungkap Budi.

Korban Meninggal Dunia Sebanyak 53 Orang

Baca Juga  Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana Tanggal 1 Februari 2025

Hasil pendataan per pukul 14.45 WIB, jumlah korban meninggal dunia atas insiden ambruknya gedung musala yang berada di lingkungan pondok pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, ini telah mencapai 53 orang.