PASAMAN BARAT

Dapur MBG  Sungai AurTargetkan 3 Ribu Penerima Manfaat

2
×

Dapur MBG  Sungai AurTargetkan 3 Ribu Penerima Manfaat

Sebarkan artikel ini
Sekda Pasbar Doddy San Ismail meninjau penerima manfaat MBG di Sungai Aur, Senin (3/11) Osniwati 

PASBAR, HARIANHALUAN.ID—Pemkab Pasaman Barat terus mendukung program asta cita Presiden Prabowo Subianto dengan meresmikan satu lagi dapur Badan Gizi Nasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Alimin Hasyim Bergizi Sungai Aur , Senin (3/11). 

Perwakilan Yayasan Alimin Hasyim Bergizi Sungai Aur, Nasrun mengatakan untuk tahap awal ada seribu lebih penerima manfaat dan ditargetkan akan mencapai 3 ribu sesuai dengan radius yang sudah ditentukan. 

Dalam menyiapkan menu makanan itu, pihaknya didampingi oleh tenaga ahli gizi, tata boga, akuntansi, dan tukang masak yang bersertifikat.

Baca Juga  Prabowo Minta Semua Dapur MBG Wajib Dilengkapi Alat Sterilisasi

Pihaknya memastikan semua menunya higienis karena dipantau oleh ahli gizi setiap harinya.

Sekda Doddy San Ismail dalam sambutannya mendukung penuh apa yang sudah direncanakan oleh Yayasan Alimin Hasyim Bergizi Sungai Aur dan diharapkan dapat berjalan dengan baik sehingga bisa menjadikan generasi Indonesia pada masa mendatang generasi yang sehat dan cerdas.

Menurutnya, penyediaan makanan bergizi bagi siswa merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Pemerintah sangat mendukung program ini. Semoga berjalan sukses dan lancar, serta menjadi inspirasi bagi pengusaha lain untuk ikut berpartisipasi dalam mendukung pendidikan dan kesehatan anak-anak kita,” ujarnya.

Baca Juga  Pastikan SOP Dijalankan, Wako Padang Panjang dan Forkopimda Tinjau Dapur SPPG

Ia mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat agar program serupa dapat berkembang lebih luas.

Ia juga mengimbau pihak sekolah untuk memastikan kualitas makanan agar layak konsumsi dan memenuhi kebutuhan gizi peserta didik.

“Kami berharap pihak sekolah berperan aktif. Jika ada hal-hal yang perlu diperbaiki, segera komunikasikan agar anak-anak kita dapat menikmati makanan bergizi ini dengan baik,” tegasnya. (*)