DHARMASRAYA

BLK Sungai Dareh Gelar Pelatihan TMT Bidang Keterampilan

1
×

BLK Sungai Dareh Gelar Pelatihan TMT Bidang Keterampilan

Sebarkan artikel ini
Bupati Dharmasraya diwakili Pj. Sekdakab Jasman Rizal membuka pelatihan pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.ist

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.ID – Balai Latihan Kerja (BLK) Sungai Dareh, di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Dharmasraya, kembali menyelenggarakan Pelatihan Tailor Made Training (TMT) yang kali ini difokuskan pada dua bidang keterampilan, yakni Menghias Busana dan Pengelasan Fabrikasi.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, melalui Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Drs. Jasman Dt. Bandaro Bendang, MM, didampingi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dharmasraya, Kandam, serta Kepala UPT BLK Sungai Dareh, Wellian Saputra, Jum’at (07/11/2025)

Baca Juga  Resah Penyalahgunaan Kawasan Hutan, LSM HAMPD Dorong Kejati Sumbar Turun Ke Dharmasraya

Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama antara BLK Sungai Dareh dengan Pemerintah Nagari Koto Baru yang telah mengusulkan program pelatihan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat di lapangan.

Sebanyak 32 peserta mengikuti pelatihan selama 8 hari (80 jam pelajaran) yang sepenuhnya didanai oleh Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang – Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Dalam sambutannya, Penjabat Sekda Dharmasraya, Drs. Jasman Dt. Bandaro Bendang, MM., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah nagari, pemerintah daerah, dan kementerian dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal.

Baca Juga  Transco Pratama Bantu Masjid Taqwa Sungai Betung Kecamatan Koto Baru

Ia juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan disiplin, karena keterampilan yang diperoleh akan menjadi bekal penting dalam memasuki dunia kerja maupun membuka peluang usaha mandiri di masa depan.

“Pemerintah daerah sangat mendukung program pelatihan berbasis kebutuhan masyarakat seperti ini. Semakin banyak masyarakat yang memiliki keterampilan, semakin besar peluang peningkatan ekonomi dan kemandirian warga Dharmasraya,” ujar Jasman.