PADANG, HALUAN–Menjelang akhir tahun 2025, Bank Nagari kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan budaya menabung serta literasi keuangan masyarakat Sumatera Barat dengan Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari dan Sikoci Cuan 2025.
Kedua program ini dirancang sebagai pilihan menabung yang tidak hanya aman, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi nasabah, baik berupa hadiah langsung maupun peluang memenangkan hadiah besar.
Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, menegaskan, program ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi Bank Nagari sebagai bank pilihan utama masyarakat Sumatera Barat.
Dikatakannya kebutuhan masyarakat terhadap program menabung yang memberikan nilai tambah semakin tinggi, seiring meningkatnya kesadaran finansial dan keinginan untuk berinvestasi sederhana melalui tabungan.
Orang nomor satu di bank kebanggaan masyarakat Sumbar itu menyebut, Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari kembali dihadirkan karena tingginya antusiasme masyarakat pada periode sebelumnya.
“Program ini menjadi bentuk apresiasi kepada nasabah setia sekaligus upaya memperluas jangkauan produk penghimpunan dana masyarakat,” ujarnya di Padang, Minggu (14/12).
Dengan saldo rata-rata harian minimal Rp1 juta, setiap kelipatan Rp250 ribu dikonversi menjadi satu poin undian. Tahun ini, Bank Nagari menyiapkan 76 hadiah menarik dengan nilai fantastis.
Diantaranya 1 unit Toyota Fortuner VRZ sebagai grand prize, Mitsubishi Expander dan Honda Brio Satya, 3 unit Yamaha NMAX, 5 paket perjalanan umrah, 56 unit Honda Vario dan 10 keping emas masing-masing 2,5 gram. Seluruh hadiah akan ditentukan melalui pengundian yang dijadwalkan berlangsung pada April atau Mei 2026.
Gusti menegaskan, menjelang akhir tahun Bank Nagari akan melakukan optimalisasi besar-besaran dalam publikasi dan sosialisasi program, agar semakin banyak masyarakat berkesempatan mengikuti undian sekaligus memperkuat budaya menabung sejak dini. Program ini terbuka untuk seluruh segmen masyarakat tanpa kecuali.
Selain itu, Bank Nagari menghadirkan Sikoci Cuan 2025, program yang berbeda dengan sistem undian karena memberikan hadiah langsung sejak awal penempatan dana. Hal ini menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang menginginkan manfaat pasti.
Nasabah dapat memilih hadiah berupa cashback maupun barang, sesuai dengan nominal dan jangka waktu penempatan dana. Program ini menawarkan berbagai keuntungan, termasuk pemberian bunga untuk tabungan konvensional atau nisbah bagi tabungan syariah. Nasabah juga memperoleh kepastian manfaat sesuai ketentuan yang telah disepakati.
“Program ini berlaku bagi nasabah perorangan maupun non-perorangan, melalui skema konvensional maupun syariah. Minimal penempatan dana sebesar Rp50 juta, dengan pilihan jangka waktu tiga atau enam bulan,” tambahnya.
Program ini telah dibuka dan akan berlangsung hingga 31 Desember 2025, memberi ruang bagi masyarakat menentukan skema tabungan yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
Gusti Candra menegaskan, kedua program ini dirancang untuk memberikan pilihan fleksibel, Sikoci Cuan 2025 bagi nasabah yang ingin hadiah langsung dan Gebyar Hadiah Tabungan bagi nasabah yang mengincar peluang hadiah bernilai besar.
“Tingginya minat masyarakat terhadap kedua program ini menunjukkan tingginya kepercayaan publik terhadap Bank Nagari sebagai lembaga keuangan daerah,” tuturnya lagi lebih jauh.
Gusti juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Nagari. Seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui website Bank Nagari, media sosial resmi, dan Nagari Call 150234. Bank Nagari memastikan seluruh program bersifat resmi, aman, dan tidak memungut biaya dalam bentuk apa pun.
“Dengan kehadiran dua program unggulan ini, Bank Nagari berharap masyarakat semakin terdorong untuk meningkatkan saldo tabungan dan menjadikan menabung sebagai bagian dari perencanaan keuangan yang sehat, sekaligus memperkuat inklusi keuangan di Sumatera Barat,” sebutnya lagi.
Gusti Candra menegaskan, Bank Nagari tidak hanya menghadirkan produk dan program, tetapi juga terus membangun edukasi dan literasi keuangan guna membantu masyarakat merencanakan masa depan dengan lebih baik. (h/ita)






