PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.ID — Wali Kota, Hendri Arnis secara resmi melepas keberangkatan Kafilah MTQ Kota Padang Panjang yang akan mengikuti MTQ Nasional Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kota Bukittinggi.
Pelepasan berlangsung di Aula Hotel Pangeran, Jumat (12/12), dihadiri Wakil Wali Kota Allex, Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag, para kepala OPD, Kabag Kesra, serta jajaran tim MTQ Nasional Padang Panjang.
Dalam sambutannya, Wako Hendri Arnis menegaskan, pelepasan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi momentum penting yang mencerminkan komitmen Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekkah, kota dengan tradisi keislaman yang kuat.
“MTQ bukan hanya kompetisi, tetapi juga syiar, penguatan iman, dan sarana pembinaan generasi Qur’ani. Para peserta adalah putra-putri terbaik yang akan menjadi wajah Kota Padang Panjang di tingkat provinsi,” ungkapnya.
Wako juga mengingatkan para kafilah agar memastikan telah meminta izin dan restu orang tua sebelum berangkat. “Ridho orang tua sangat menentukan keberhasilan langkah kita,” tegasnya.
Kepada seluruh peserta, ia berpesan untuk menjaga nama baik kota selama berada di Bukittinggi, menunjukkan akhlak yang santun, serta bersikap rendah hati. Serta juga meminta para anggota kafilah bertanding dengan penuh keyakinan, mengeluarkan kemampuan terbaik, menjaga kekompakan, serta saling menguatkan. “Kita bukan hanya individu yang berlomba, tetapi keluarga besar yang membawa satu nama: Kota Padang Panjang,” ujarnya.
Kepala Kantor Kemenag, Mukhlis M turut menyampaikan harapan agar para anggota kafilah dapat tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik. “Kita berlomba untuk kebaikan dan mengamalkan Al-Qur’an. Tampilkan yang terbaik,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Ronbongan Kafilah, Ade Nafrita melaporkan, kafilah Padang Panjang akan berlaga pada 13 cabang lomba dengan total peserta sebanyak 65 orang. “Mari kita dukung dan doakan agar para kafilah dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kota Padang Panjang,” tuturnya.
Siap Ukir Prestasi
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-41 Tingkat Provinsi Sumatera Barat resmi dibuka Gubernur Mahyeldi, Sabtu (13/12) malam, di Lapangan Wirabraja, Kota Bukittinggi.
Pembukaan berlangsung semarak dan khidmat, dihadiri Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, sejumlah kepala daerah, Kepala Kementerian Agama Kota Padang Panjang, Mukhlis M, serta undangan lainnya.
Nuansa religius berpadu dengan kekayaan budaya Minangkabau mewarnai seremoni pembukaan. Kemegahan acara semakin terasa dengan lantunan lagu-lagu religi yang dibawakan artis nasional Opick.
MTQ ke-41 ini mempertandingkan berbagai cabang lomba, di antaranya Tilawah, Tartil, Qira’at, Tahfizh, Fahmil dan Syarhil Al-Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah (KTI) Al-Qur’an dan Hadist. Pada ajang bergengsi ini, Kota Padang Panjang mengikutkan sebanyak 65 orang peserta yang akan berlaga di berbagai cabang perlombaan.
Wali Kota, Hendri Arnis, melalui Wawako Allex menyampaikan komitmen kuat Pemerintah Kota Padang Panjang dalam memberikan dukungan penuh kepada kafilah. Ia berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengedepankan akhlakul karimah.
“MTQ ini bukan semata ajang perlombaan, tetapi sarana untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an. Kami optimistis kafilah Padang Panjang mampu memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya menyampaikan, MTQ memiliki makna yang jauh melampaui kompetisi. Di tengah berbagai ujian yang dihadapi Sumatera Barat, MTQ diharapkan menjadi cahaya penenang dan penguat batin masyarakat. “MTQ bukan hanya perlombaan, tetapi gerakan peradaban untuk membumikan Al-Qur’an, meneguhkan akhlak dan karakter, serta memperkuat jati diri Sumatera Barat sebagai daerah yang religius,” kata Mahyeldi.
Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam bermasyarakat dan pelayanan publik. Menurutnya, Al-Qur’an harus mewarnai seluruh sisi kehidupan masyarakat Sumatera Barat.
Mahyeldi berharap qari dan qariah terbaik yang terpilih nantinya mampu mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional. “Berikan usaha terbaik di seluruh cabang perlombaan. Mudah-mudahan Sumatera Barat meraih prestasi terbaik di MTQ tingkat nasional,” harapnya.
Sebagai tuan rumah, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menuturkan, pelaksanaan MTQ di tengah situasi saat ini harus menjadi momentum untuk memperteguh keimanan dan mempererat ukhuwah Islamiyah. “MTQ ini bukan sekadar perlombaan, tetapi tentang menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur’an serta memperkuat silaturahmi dan persatuan umat,” tuturnya. (*)





