SUMBAR

PNM Hadir di Garis Depan Pemulihan Korban Banjir Bandang Aceh dan Sumatera

0
×

PNM Hadir di Garis Depan Pemulihan Korban Banjir Bandang Aceh dan Sumatera

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui Cabang Padang menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai total Rp191.250.000 kepada 1.000 nasabah, lima karyawan, serta delapan unit layanan PNM yang terdampak banjir bandang di sejumlah wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Bantuan tersebut disalurkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di masa tanggap darurat dan pemulihan awal. Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, perlengkapan kebersihan dan kesehatan, air mineral, obat-obatan, hingga suplai air bersih yang sangat dibutuhkan warga pascabencana.

Pemimpin Cabang PNM Padang, Muhammad Wazir, menegaskan bahwa kehadiran PNM tidak hanya terbatas pada peran pemberdayaan ekonomi semata, tetapi juga dalam situasi krisis kemanusiaan.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang. PNM akan terus hadir dan bergerak bersama masyarakat, baik dalam pemberdayaan ekonomi maupun saat menghadapi kondisi darurat,” ujarnya.

Baca Juga  Pemprov Sumbar Komitmen jadi Pelopor Keterbukaan Informasi Publik di Indonesia

Banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Sumatera dalam beberapa waktu terakhir telah menyebabkan ribuan rumah terendam, akses transportasi terputus, serta aktivitas ekonomi masyarakat lumpuh. Banyak keluarga terpaksa mengungsi dan memulai kembali kehidupan mereka dari keterbatasan.

Lanjutnya, Melalui program PNM Peduli, perusahaan hadir di garis depan pemulihan dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan secara langsung kepada para penyintas. Program ini menjadi bagian dari komitmen PNM dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam penguatan ekonomi, tetapi juga dalam menghadapi dampak sosial akibat bencana alam.

Sejumlah penerima manfaat mengaku bantuan tersebut sangat membantu di tengah kondisi sulit.

Baca Juga  Lima Warga Nagari Aia Manggih Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Puncak Bukit Barisan Carocai

“Air naik sangat cepat malam itu. Kami hanya sempat menyelamatkan pakaian seadanya. Setelah banjir surut, hampir semua kebutuhan hilang. Bantuan dari PNM ini sangat membantu kami untuk mulai membereskan rumah dan mencukupi kebutuhan sehari-hari,” ungkap salah seorang warga terdampak.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh tim PNM dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah setempat guna memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Melalui aksi tanggap darurat ini, PNM menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat hingga fase pemulihan. Dukungan berkelanjutan diharapkan mampu membantu para penyintas bangkit kembali, melanjutkan aktivitas ekonomi, serta menata kehidupan sehari-hari dengan lebih kuat dan aman pascabencana. (h/dft)