UTAMA

Rahmat Saleh Dorong Penertiban Distribusi Pupuk Bersubsidi

0
×

Rahmat Saleh Dorong Penertiban Distribusi Pupuk Bersubsidi

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Penertiban tata kelola pupuk bersubsidi agar tidak lagi menyusahkan petani menjadi fokus utama dalam kegiatan bimbingan teknis dan sosialisasi yang digelar di Padang.

‎Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh menggelar kegiatan bimbingan teknis dan sosialisasi tata kelola pupuk bersubsidi pada Rabu (17/12), di Aula SMKN 6 Padang.

‎Kegiatan tersebut ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada peserta terkait mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi yang tepat dan sesuai ketentuan.
‎Rahmat menyampaikan kegiatan ini bertujuan memberikan pencerahan kepada peserta, khususnya terkait peluang yang tersedia dalam pengelolaan pupuk bersubsidi.

‎Dia menyebutkan kesempatan untuk membuka kios pupuk subsidi terbuka bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan.
‎“Kita hadir untuk pencerahan kepada para peserta, peluang itu ada, untuk membuka kios pupuk subsidi,” katanya.

‎Rahmat menegaskan komitmennya dalam mengawal persoalan pupuk bersubsidi melalui komunikasi dan pertemuan dengan pihak terkait.

‎Dirinya secara aktif menggelar sejumlah pertemuan dengan menteri terkait dan PT Pupuk Indonesia untuk memastikan distribusi pupuk berjalan sesuai kebijakan.
‎“Saya selalu mengawal dengan menggelar beberapa pertemuan dengan menteri dan PT Pupuk Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga  Richi - Donny Terima Mandat Golkar

‎Rahmat menekankan petani tidak boleh lagi dirugikan dalam mendapatkan pupuk bersubsidi.

‎Menurutnya, harga pupuk di kios harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan apabila ditemukan pelanggaran maka perlu dilakukan evaluasi.
‎Rahmat menilai pupuk bersubsidi sebagai komponen krusial dalam menjaga produktivitas pertanian.

‎“Kegiatan bimtek ini bersinergi dengan para petani, yang bertemakan tentang tata kelola pupuk bersubsidi,” katanya.

‎Kegiatan tersebut juga melibatkan berbagai unsur masyarakat, di antaranya praktisi relawan sosial dari karang taruna, praktisi masjid, serta praktisi media.

‎Kehadiran berbagai pihak ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman bersama terkait tata kelola pupuk bersubsidi.

‎Sementara itu, Manager Penjualan PT Pupuk Indonesia Wilayah Sumbar, Riau, dan Kepulauan Riau, Fajar Ahmad, menyampaikan pemerintah tengah mencanangkan program swasembada dan ketahanan pangan.
‎Karena itu, PT Pupuk Indonesia mendukung kegiatan bimtek dan sosialisasi tersebut.
‎“Pemerintah mencanangkan untuk swasembada dan ketahanan pangan, sehingga kami mensuport kegiatan ini,” katanya.

Baca Juga  Liga 1, Semen Padang FC Lakoni Laga Kadang Perdana

‎Dia juga menyoroti pentingnya memperhatikan kondisi tanah pascabencana.

‎Menurutnya, petani perlu mengetahui kondisi tanah melalui uji tanah untuk memastikan apakah lahan masih sehat atau mengalami penurunan kualitas.

‎“Pascabencana ini perlu diketahui kondisi tanah dengan uji tanah, apakah tanah masih tepat sehat atau sudah tidak sehat lagi,” ujarnya.

‎Fajar menambahkan uji tanah menjadi bagian penting dalam kegiatan bertani dan bercocok tanam agar hasil yang diperoleh dapat maksimal.

‎Turut hadir dalam kegiatan itu perwakilan PT Pupuk Indonesia, yakni Tunggul Pribadi dan Helfi Syarif.
‎Selain itu, hadir pula Mahdianur Musa selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Barat yang juga menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Sumbar. (*)