UTAMA

Siapkan Diri untuk Ikuti Tes CPNS 2026 dengan Peluang  Besar… Inilah Kementerian dan Lembaga yang Sepi Peminat

11
×

Siapkan Diri untuk Ikuti Tes CPNS 2026 dengan Peluang  Besar… Inilah Kementerian dan Lembaga yang Sepi Peminat

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID  – Minat para pencari kerja untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sangat tinggi. Sebab, kesejahteraan dan masa depan serta hari tua PNS sudah terjamin.

Tak heran bila setiap ada pembukaan formasi PNS, selalu ramai peminat. Namun, peluang untuk jadi PNS sebetulnya terbuka lebar, jika tau trik nya.

Meski hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait jadwal pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026, calon pelamar sudah bisa mulai menyusun strategi sejak dini.

Salah satu langkah yang dinilai efektif adalah memilih kementerian atau lembaga yang relatif sepi peminat, namun tetap menawarkan gaji dan tunjangan yang kompetitif.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada pelaksanaan seleksi CPNS 2024, tercatat ada sejumlah kementerian dan instansi pusat yang jumlah pelamarnya jauh lebih sedikit dibanding instansi populer lainnya.
Kondisi ini membuka peluang lebih besar bagi pelamar yang jeli membaca peta persaingan.

Secara aturan, besaran gaji CPNS di seluruh instansi pemerintah telah ditetapkan sama sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2024.

Namun demikian, perbedaan tetap terlihat pada komponen tunjangan yang diberikan masing-masing kementerian atau lembaga.

Meski begitu, gaji pokok CPNS untuk lulusan D3 maupun S1 dinilai sudah cukup kompetitif, terutama bagi pencari kerja yang menginginkan stabilitas karier jangka panjang.
Ditambah dengan tunjangan kinerja di beberapa instansi, total penghasilan yang diterima CPNS bisa tergolong menarik.

Karena itu, calon peserta seleksi CPNS 2026 disarankan untuk tidak hanya terpaku pada instansi favorit, tetapi juga mempertimbangkan kementerian yang minim peminat.

Strategi ini dinilai dapat meningkatkan peluang lolos, terutama bagi pelamar dengan nilai pas-pasan.

Baca Juga  Hujan Kembali Turun, Sumbar Waspada Galodo Susulan, Wagub Vasko Minta Laporan Kepala BMKG

Sebagai gambaran ketatnya persaingan, data statistik BKN hingga 17 September 2024 pukul 08.00 WIB mencatat jumlah pelamar CPNS 2024 mencapai 3.963.832 orang.
Angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap profesi aparatur sipil negara masih sangat tinggi.

Jumlah pelamar yang menyelesaikan sampai ke tahap pendaftaran atau submit ada sebanyak 3.572.414 orang.
Kemudian, sebanyak 2.855.597 orang memenuhi syarat (MS) dari instansi yang dilamar, dan 599.528 orang tidak memenuhi syarat (TMS).

Total jumlah pelamar pada CPNS 2024 ini hampir menyamai jumlah pelamar pada CPNS 2023 yang mencapai 2.409.882 orang.
Sementara untuk gaji, diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2024. Berikut adalah rincian gaji pokok berdasarkan golongan:

Golongan I (Lulusan SMA/SMK Sederajat)

1A: Rp1,6 juta – Rp2,5 juta

1B: Rp1,8 juta – Rp2,6 juta

1C: Rp1,9 juta – Rp2,7 juta

1D: Rp2 juta – Rp2,9 juta

Golongan II (Lulusan D3 Sederajat)

2A: Rp2,1 juta – Rp3,6 juta

2B: Rp2,3 juta – Rp3,7 juta

2C: Rp2,4 juta – Rp3,9 juta

2D: Rp2,5 juta – Rp4,1 juta

Golongan III (Lulusan S1/D4 Sederajat)

3A: Rp2,7 juta – Rp4,5 juta

3B: Rp2,9 juta – Rp4,7 juta

3C: Rp3 juta – Rp4,9 juta

3D: Rp3,1 juta – Rp5,1 juta

Golongan IV (Lulusan S2 Sederajat)

4A: Rp3,2 juta – Rp5,3 juta

4B: Rp3,4 juta – Rp5,6 juta

4C: Rp3,5 juta – Rp5,8 juta

4D: Rp3,7 juta – Rp6,1 juta

 4E: Rp3,8 juta – Rp6,3 juta

Selama masa percobaan, CPNS hanya menerima 80 persen dari gaji pokok. Sebagai contoh, CPNS golongan 3A dengan gaji pokok Rp 2,7 juta akan menerima Rp 2,2 juta selama masa percobaan.
Jadi, kementerian atau badan pusat mana saja dengan pelamar CPNS 2024 paling sedikit atau sepi peminat?

Baca Juga  Menakar Dampak Perubahan Dukungan Politik di Sumbar, Usai Deklarasi Anies -Muhaimin

Berikut ini daftar 30 instansi pusat dengan pelamar CPNS 2024 paling sedikit menurut data terakhir dari BKN:

1. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

Formasi: 65

Pendaftar: 385

Submit: 133 

2. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

Formasi: 61

Pendaftar: 474

Submit: 401 

3. Badan Riset dan Inovasi Nasional

Formasi: 500

Pendaftar: 485

Submit: 334 

4. Setjen Komnas HAM

Formasi: 38

Pendaftar: 507

Submit: 448 

5. Sekretariat Jenderal MPR

Formasi: 25

Pendaftar: 548

Submit: 490 

6. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila

Formasi: 53

Pendaftar: 886

Submit: 769 

7. Setjen WANTANNAS

Formasi: 64

Pendaftar: 896

Submit: 820 

8. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme

Formasi: 194

Pendaftar: 1.010

Submit: 941

9. Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial

Formasi: 145

Pendaftar: 1.045

Submit: 890 

10. Badan Informasi Geospasial

Formasi: 82

Pendaftar: 1.208

Submit: 1.009 

11. Badan Narkotika Nasional

Formasi: 32

Pendaftar: 1.224

Submit: 376 

12. Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan

Formasi: 86

Pendaftar: 1.459

Submit: 1.287

13. Setjen Dewan Perwakilan Daerah 

Formasi: 230

Pendaftar: 1.937

Submit: 1.838 

14. Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal

Formasi: 110

Pendaftar: 1.990

Submit: 1.730 

15. Sekretariat Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus

Formasi: 150

Pendaftar: 2.152

Submit: 2.034

Sumber: Kompas.com (*)