EkBis

Wamen Ekraf Dorong Pengusaha Tampilkan Identitas Indonesia 

0
×

Wamen Ekraf Dorong Pengusaha Tampilkan Identitas Indonesia 

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, HARIANHALUAN.ID – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mendorong para pengusaha hotel untuk menampilkan identitas dan menghadirkan cerita tentang kebudayaan Indonesia.

“Storynomics ini sangat relevan terhadap hotel karena hotel merupakan salah satu kanvas untuk memperlihatkan keberagaman yang ada di Indonesia. Dan itu yang bisa menarik wisatawan untuk memilih hotel yang mana,” katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian di Jakarta, Jumat (5/12).

Pengusaha dan pengelola hotel bisa menghadirkan ciri budaya Indonesia dalam penyediaan kamar. Selain itu, pengusaha hotel dapat menyediakan produk kreatif buatan dalam negeri, termasuk gim dan permainan papan, bagi tamunya.

Baca Juga  Dua Tim Inovasi Semen Padang Raih Predikat Gold pada ICQCC Beijing

Irene menyampaikan, pengusaha hotel maupun restoran bisa berkolaborasi dengan para pelaku usaha kreatif untuk meningkatkan daya tarik dan nilai tambah layanannya.

“Yang kita harapkan dari teman-teman, supaya kita bisa mulai mendorong industri kreatif dengan berkolaborasi untuk meningkatkan ekonomi. Karena ekonomi kreatif bukan sebuah hobi. Ekonomi kreatif adalah penggerak ekonomi. Kita sebagai government, we are here to support and facilitate,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Badan Pimpinan Pusat Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi B. Sukamdani menyoroti peluang pengembangan usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di Jakarta dalam Musyawarah Daerah XVI Badan Pimpinan Daerah PHRI DKI Jakarta.

Baca Juga  Percepatan Pemulihan Ketahanan BBM ke Bengkulu, Pertamina Sumbagut Dukung Skema RAE melalui IT Teluk Kabung

“Jakarta punya potensi yang sangat luar biasa dan kita menginginkan kesuksesan Jakarta ini bisa menjadi kesuksesan kita bersama untuk mengangkat Indonesia melalui Jakarta menjadi salah satu panggung dunia untuk kemajuan pariwisata kita dan ekonomi kreatif budaya kita,” katanya.

Dukungan sektor usaha hospitality dalam upaya pengembangan ekonomi kreatif juga dibahas dalam Forum Musyawarah Daerah XVI Badan Pimpinan Daerah PHRI DKI Jakarta yang diselenggarakan pada Jumat, 5 Desember 2025. (*)