SOLOK, HARIANHALUAN.ID — Proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Solok masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak. Keterlambatan penyediaan hunian layak berpotensi memperpanjang beban sosial masyarakat korban bencana..
Dalam upaya memastikan progres pemulihan berjalan sesuai rencana, Bupati Solok Jon Firman Pandu mendampingi Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian, S.Si., Apt., M.Kes dalam kunjungan kerja ke kawasan huntap di Nagari Saniang Baka dan Nagari Muaro Pingai, Rabu (7/1).
Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung kondisi pembangunan hunian tetap, sekaligus mengevaluasi kesiapan fasilitas dasar sebelum ditempati warga terdampak bencana.
Baca Juga : Modus Mencari Sinyal HP, Seorang Pemuda Nodai Gadis Belia
Turut mendampingi rombongan, Sekretaris Daerah Medison, Asisten II Jefrizal, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang terlibat dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi.
BNPB dan Pemkab Solok Turun ke Lapangan
Dalam peninjauan, rombongan melihat progres pembangunan unit hunian, kualitas konstruksi bangunan, serta kelayakan sarana dan prasarana pendukung.
Perhatian juga difokuskan pada ketersediaan fasilitas dasar seperti akses jalan, jaringan air bersih, sanitasi, dan listrik, yang menjadi kebutuhan utama agar hunian dapat segera difungsikan.
Selain peninjauan fisik, rombongan melakukan dialog dengan warga calon penerima manfaat. Warga menyampaikan langsung berbagai kebutuhan dan harapan terkait percepatan penyelesaian huntap.
Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan BNPB dalam upaya percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Solok.
Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat agar penanganan pascabencana berjalan optimal dan tidak berlarut-larut.
“Pemerintah daerah akan terus bersinergi bersama pemerintah pusat, agar masyarakat dapat segera menempati hunian yang aman dan layak,” ujar Jon Firman Pandu.
Sementara itu, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, menekankan bahwa percepatan pembangunan huntap harus tetap mengedepankan kualitas dan standar keamanan konstruksi.
Menurutnya, hunian tetap bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi fondasi pemulihan sosial dan ekonomi warga terdampak bencana. “BNPB akan terus memberikan dukungan agar pembangunan hunian tetap di Saniang Baka dan Muaro Pingai dapat diselesaikan sesuai target dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” pungkas Rustian. (*)





