Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
EkBis

Jasa Raharja Sumbar Sudah Salurkan Santunan Rp77,65 Miliar

0
×

Jasa Raharja Sumbar Sudah Salurkan Santunan Rp77,65 Miliar

Sebarkan artikel ini
Kepala Jasa Raharja Sumbar, Teguh Afrianto dalam sebuah kegiatan beberapa waktu lalu. Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Barat telah menyalurkan santunan sebesar Rp77,65 miliar pada tahun 2025. DOK AFRIANITA

PADANG, HARIANHALUAN.id— Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Barat telah menyalurkan santunan sebesar Rp77,65 miliar pada tahun 2025.

Jumlah tersebut meningkat sebanyak Rp7,72 miliar atau 11,05 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya atau tahun 2024 yang hanya Rp69,93 miliar.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto mengatakan peningkatan santunan didorong oleh naiknya jumlah kecelakaan lalu lintas di Sumatera Barat pada tahun 2025.

“Jumlah kejadian naik sebesar 2,63 persen, sementara itu untuk total korban juga meningkat sebanyak 4,64 persen,” ujar Teguh Afrianto ketika dikonfirmasi Haluan di Padang, Senin (12/1).

Ia mengatakan peningkatan juga terjadi pada korban luka-luka dan korban meninggal dunia, yang menunjukkan bahwa tantangan keselamatan lalu lintas masih cukup tinggi di beberapa wilayah.

Ditambahkannya, Jasa Raharja Sumatera Barat secara konsisten menjaga kecepatan dan ketepatan dalam hal pembayaran santunan kepada korban.

“Sepanjang tahun 2025, santunan dapat diselesaikan rata-rata hanya dalam waktu 1 hari 5 jam sejak berkas lengkap diterima,” ujar Teguh lebih jauh.

Dikatakannya, sejumlah tantangan yang dihadapi oleh Jasa Raharja Sumatera Barat sepanjang tahun ini, utamanya meningkatnya jumlah kecelakaan dan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

Hal ini berdampak pada meningkatnya nilai santunan, di tengah kondisi geografis wilayah yang beragam serta keterbatasan akses di beberapa daerah untuk penanganan korban kecelakaan lalu lintas untuk dibawa ke faskes terdekat.

Dalam menekan dampak ekonomi akibat kecelakaan lalu lintas, ia mengatakan Jasa Raharja Sumatera Barat bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan aktif bersinergi melalui Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan atau FLLAJ.

Forum ini menjadi wadah koordinasi antara kepolisian, BPTD/dinas perhubungan, dinas kesehatan, Balai Penyelenggara Jalan Nasional/BMCKTR Provinsi Sumbar dan instansi terkait lainnya untuk bersama-sama menekan angka kecelakaan dan mengurangi risiko fatalitas korban.

Upaya yang dilakukan tidak hanya pada penanganan korban, tetapi juga pencegahan, seperti penanganan titik rawan kecelakaan, edukasi keselamatan berlalu lintas, dan perbaikan sarana prasarana jalan.

Baca Juga  Hendak Bubarkan Tawuran, Tiga Unit Sepeda Motor Polisi Ditabrak Mobil Ambulans

“Dengan sinergi ini, kami berharap dampak ekonomi dan sosial akibat kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat di Sumatera Barat,” tutur dia lagi.

Digitalisasi layanan juga telah menjadi bagian penting dari transformasi/perubahan pelayanan Jasa Raharja Sumatera Barat pada era saat ini.

Saat ini dikatakannya Jasa Raharja telah terintegrasi dengan data kecelakaan IRSMS Polri, sehingga data kecelakaan dapat diterima secara cepat dan akurat sejak kejadian dilaporkan.

Selain itu, melalui aplikasi JRcare, rumah sakit dan masyarakat dapat dengan mudah memperoleh kepastian jaminan perawatan bagi korban kecelakaan, sekaligus memastikan kendali mutu pelayanan medis.

Integrasi ini membuat proses penanganan korban lebih cepat, administrasi lebih sederhana, dan pembayaran santunan dapat dilakukan tepat waktu, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif dan transparan.

“Manfaat layanan digital Jasa Raharja sudah dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui integrasi sistem dengan kepolisian dan rumah sakit dalam penggunaan aplikasi JRcare, proses penjaminan dan santunan menjadi jauh lebih cepat dan sederhana,” sebut Teguh.

Korban dikatakannya tidak perlu berhadapan dengan proses administrasi yang rumit, sehingga dapat segera mendapatkan penanganan medis dan kepastian haknya.
Pendekatan digital ini juga tetap mengedepankan pelayanan yang humanis.

Teguh mengatakan ke depan, Jasa Raharja Sumatera Barat akan terus memanfaatkan teknologi supaya pelayanan santunan lebih cepat, mudah, dan transparan.

Jasa Raharja akan mengembangkan aplikasi JRcare, memperkuat integrasi dengan kepolisian dan rumah sakit, serta menggunakan data kecelakaan untuk mencegah risiko terjadinya fraud.

“Semua ini dilakukan supaya masyarakat bisa mendapat haknya dengan cepat, tepat, dan pelayanan tetap humanis,” kata Teguh lebih jauh lagi.

Dalam upaya pencegahan kecelakaan, kolaborasi Jasa Raharja dengan Polda Sumbar, Dinas Perhubungan, dan rumah sakit juga cukup baik dan berjalan selaras.

“Kami bersama-sama melakukan identifikasi titik rawan kecelakaan, kampanye keselamatan, serta memastikan korban bisa cepat ditangani bila terjadi kecelakaan,” ungkapnya.

Baca Juga  Pemprov Sumbar : Pengawasan Tambang Emas Ilegal Tanggung Jawab Pusat

Jasa Raharja Sumatera Barat juga menjalankan berbagai program edukasi untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Di antaranya ada PPKL atau Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas, pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), safety driving bekerja sama dengan AHM, kemudian kampanye keselamatan, dan digital safety campaign.
Selain edukasi, Jasa Raharja juga mendukung perbaikan sarana dan prasarana jalan agar lebih berkeselamatan.

“Semua langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, mengurangi risiko kecelakaan, dan memastikan masyarakat lebih aman saat berkendara,” katanya lagi.

Teguh mengatakan target utama Jasa Raharja Sumatera Barat pada tahun mendatang adalah mengurangi risiko kecelakaan dan fatalitas korban.

Jasa Raharja akan terus memperkuat edukasi keselamatan lalu lintas, meningkatkan sinergi dengan kepolisian, rumah sakit, dan pemerintah daerah, serta memanfaatkan teknologi digital seperti JRcare untuk mempercepat penanganan korban.

“Semua upaya ini ditujukan agar masyarakat bisa lebih aman di jalan dan dampak kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin,” jelasnya.

Kemudian akan selalu aktif dan menginisiasi FKLLAJ di Provinsi Sumatera Barat agar terus melakukan analisa dan evaluasi terkait kebijakan-kebijakan yang diambil agar dapat tercipta Keselamatan untuk Indonesia Maju.

Pada momentum HUT dan awal tahun ini, Jasa Raharja Sumatera Barat ingin menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga keselamatan saat berkendara.

“Gunakan selalu alat keselamatan seperti helm dan sabuk pengaman, patuhi rambu lalu lintas, dan hindari berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk,” imbaunya.

Kemudian gunakan moda transportasi umum yang legal dan berkeselamatan. Dengan disiplin dan kesadaran bersama, kita bisa menekan angka kecelakaan dan melindungi diri serta orang-orang tercinta di jalan.

“Jasa Raharja akan terus hadir memberikan perlindungan dan layanan cepat bagi korban kecelakaan, agar masyarakat merasa aman dan terlindungi sehingga dapat tercipta Keselamatan untuk Indonesia Maju,” tutupnya. (h/ita)