KABA RANAH

Pastikan Warga Tak Berlama-lama Mengungsi, Wali Nagari Katapiang Tinjau Pembangunan Huntara di Batang Anai

2
×

Pastikan Warga Tak Berlama-lama Mengungsi, Wali Nagari Katapiang Tinjau Pembangunan Huntara di Batang Anai

Sebarkan artikel ini
Nagari Katapiang

TALAO MUNDAM, HARIANHALUAN.ID – Harapan untuk kembali memiliki tempat bernaung kian menguat di tengah warga terdampak banjir bandang di Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (15/1/2026).

Wali Nagari Katapiang, Alwis Jaya, turun langsung meninjau lokasi pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga yang kehilangan rumah akibat terjangan banjir bandang di bantaran Sungai Batang Anai.

Peninjauan tersebut berlangsung di Jorong Kampuang Tangah dan Jorong Banda Cino, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai. Wali nagari didampingi jajaran pemerintahan nagari dan unsur terkait, di antaranya anggota Bamus Nagari Katapiang Periadi, Direktur BUMDesa Nagari Katapiang Irnodi, Babinsa Nagari Katapiang Sertu Ermen, serta Kapalo Mudo Talao Mundam, Riki Firmansyah.

Baca Juga  Peroleh Suara Terbanyak, Politisi Muda PAN Riyanda Putra Diperkirakan Bakal Jadi Pimpinan DPRD Kota Sawahlunto

Kunjungan lapangan ini dilakukan untuk memastikan proses pembangunan Huntara berjalan sesuai dengan perencanaan dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak bencana. Alwis Jaya tampak melihat langsung progres pembangunan sejumlah unit hunian yang ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

Dalam keterangannya, Alwis menegaskan bahwa penyediaan hunian sementara merupakan salah satu prioritas pemerintah, guna memulihkan kondisi sosial warga pascabencana. Dengan adanya huntara, para pengungsi diharapkan dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih layak, aman dan nyaman.

Baca Juga  Akibat Banjir Bandang, Penyempitan Sungai di Lubuk Sikaping Perlu Dicarikan Solusi

“Kami berharap pembangunan huntara ini dapat segera diselesaikan, sehingga masyarakat yang terdampak bencana bisa segera menempatinya,” ujar Alwis.

Ia juga menambahkan, percepatan penyelesaian huntara menjadi sangat penting agar warga dapat menyambut dan menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan khusyuk, tanpa harus diliputi kekhawatiran akan tempat tinggal.

“Semoga sebelum bulan Ramadan, hunian sementara ini sudah bisa ditempati, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk dan penuh ketenangan,” tuturnya. (*)