SOLOK SELATANUTAMA

Isra Mikraj di Masjid Jannatul Firdaus, Jadi Momentum Wakaf Al-Qur’an

0
×

Isra Mikraj di Masjid Jannatul Firdaus, Jadi Momentum Wakaf Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini
Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Jannatul Firdaus Rawang Muara Labuh, Jumat (16/1). IST

SOLSEL, HARIANHALUAN.ID–Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Jannatul Firdaus Rawang Muara Labuh, Jumat (16/1)  menjadi ruang tumbuhnya kepedulian sosial jemaah melalui program wakaf Al- Qur’an.

Masjid Jannatul Firdaus bekerja sama dengan Yayasan Amanah Muslim Charity yang tengah melaksanakan rangkaian syiar dakwah bersama ulama asal Mesir, Syaikh Abdel Rahman Hasan Almisyri, Lc., M.Pd., selama 13 hingga 21 Januari 2026 di Kabupaten Solok Selatan.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui program SIWAQS (Sinergi Indonesia Wakaf Al Qur’an Santri), yang mengajak jemaah mewakafkan mushaf Al-Qur’an untuk disalurkan ke daerah-daerah terpencil.

Mushaf wakaf tersebut nantinya akan digunakan oleh para santri sebagai sarana belajar dan menghafal Al-Qur’an. Antusiasme jemaah terlihat dari tingginya partisipasi dalam program wakaf.

Dengan nilai wakaf Rp100 ribu per mushaf, sejumlah jemaah bahkan langsung mewakafkan lebih dari satu mushaf. Kemudahan sistem wakaf, termasuk opsi pembayaran secara bertahap, membuat jemaah merasa lebih ringan untuk berkontribusi.

Keunikan program ini terletak pada adanya ruang spiritual personal bagi pewakaf. Setiap mushaf yang diwakafkan dapat disertai hajat atau doa khusus, yang dituliskan pada sampul Al-Qur’an dan akan dibacakan secara rutin oleh santri penerima wakaf. Dengan demikian, pahala wakaf diharapkan terus mengalir seiring lantunan ayat suci yang dibaca.

Salah seorang jemaah, Abdul, mengungkapkan bahwa program wakaf tersebut memberi kesan mendalam baginya.

“Rasanya berbeda. Kita bukan hanya memberi Al-Qur’an, tapi juga menitipkan doa. Semoga setiap bacaan santri menjadi keberkahan bagi kami sekeluarga,” tuturnya.

Sementara itu, jemaah lainnya, Nova, menilai program ini sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap pendidikan Al-Qur’an di pelosok.

“Walaupun kami tidak bertemu langsung dengan santrinya, tapi ada rasa terhubung. Programnya sederhana, tapi dampaknya besar,” katanya. Melalui peringatan Isra Mikraj ini, Masjid Jannatul Firdaus menegaskan perannya tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai penggerak nilai-nilai sosial dan kemanusiaan. (*)