NASIONAL

Kepala BNPB Pastikan Percepatan Penanganan Pascabencana Banjir dan Longsor di Aceh

1
×

Kepala BNPB Pastikan Percepatan Penanganan Pascabencana Banjir dan Longsor di Aceh

Sebarkan artikel ini
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengunjungi lokasi terdampak bencana di Provinsi Aceh, Rabu (21/1). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan darurat, pemulihan, serta langkah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana berjalan cepat, tepat, dan terpadu.

BIREUEN, HARIANHALUAN.ID — BNPB terus memberikan pendampingan dan dukungan sumber daya untuk percepatan penanganan pascabencana banjir dan longsor (bansor) di Provinsi Aceh. Hal tersebut dilakukan Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto dengan mengecek langsung di lapangan.

Kepala BNPB bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memantau perkembangan percepatan penanganan pada beberapa wilayah di Aceh, Rabu (21/1). Langkah ini untuk memastikan fase penanganan pascabencana berjalan cepat, tepat dan terkoordinasi. Wilayah yang dipantau secara langsung yaitu Kabupaten Pidie Jaya yang masih berstatus tanggap darurat dan Bireuen yang sudah beralih pada fase transisi darurat ke pemulihan.

Di sisi lain, Kepala BNPB dan Mendagri ingin memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara optimal.

Fokus kegiatan meliputi pemantauan fasilitas publik dan sektor vital, termasuk fasilitas pendidikan, pemukiman warga, serta infrastruktur pendukung yang terdampak bencana. Kehadiran langsung di lapangan memungkinkan langkah penanganan dan pemulihan disesuaikan dengan kondisi riil masyarakat.

Rombongan Kepala BNPB yang didampingi Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB dan jajaran pemerintah daerah setempat mengawali pengecekan penanganan dari Kabupaten Pidie Jaya, dengan titik awal di lapangan MTQ Pidie Jaya.

Di Pidie Jaya, Kepala BNPB Suharyanto memeriksa kondisi infrastruktur SMAN 2 Meureudu di Gampong Menasah Bie, Kecamatan Meurah Dua. Sekolah ini terdampak timbunan tanah akibat banjir yang membawa material lumpur saat bencana terjadi. Kehadiran ini memastikan fasilitas pendidikan tetap dapat digunakan dan merumuskan langkah-langkah agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali normal.

Setelah itu, Kepala BNPB melanjutkan kegiatan ke Kabupaten Bireuen dan berada di lapangan Cot Gapu. Di wilayah ini, dilakukan pemeriksaan sejumlah infrastruktur terdampak, termasuk jembatan, guna memastikan kondisi lapangan sekaligus mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Kehadiran Kepala BNPB bersama Mendagri juga memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung percepatan penanganan dampak bencana secara terpadu dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan ini menegaskan komitmen BNPB untuk hadir di tengah masyarakat dan memastikan seluruh tahapan penanganan bencana, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan, berjalan efektif dan berkelanjutan. (*)