SUMBAR

Bangun Tim Kerja yang Solid, BKKBN Sumbar Lakukan Perjanjian Kinerja dan Penandatanganan Pakta Integritas

4
×

Bangun Tim Kerja yang Solid, BKKBN Sumbar Lakukan Perjanjian Kinerja dan Penandatanganan Pakta Integritas

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sumbar melakukan Perjanjian Kinerja dan Penandatanganan Pakta Integritas bertempat di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sumbar, Kamis (22/1).

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumbar, Dra. Mardalena Wati Yulia, M. Si mengatakan Perjanjian Kinerja dan Penandatanganan Pakta Integritas dilakukan antara Kepala Perwakilan dengan Ketua Tim Kerja dan antara Ketua Tim Kerja dengan seluruh anggota tim kerja.

“Kita sudah punya 11 tim kerja di perwakilan BKKBN Provinsi Sumatra Barat. Setiap tahun kepala perwakilan menandatangani perjanjian kinerja secara struktural sampai kebawah, dari kepala perwakilan dengan kepala tim kerja. Kemudian dari Ketua Tim kerja kepada anggota tim kerja,” ujar Mardalena.

Penandatanganan ini bertujuan untuk membangun tim yang solid dalam mencapai target-target kinerja sepanjang tahun 2026 ini.

“Untuk mencapai target kinerja tidak bisa sendiri. Diperlukan tim yang solid, tim yang kuat. Hari ini kita lakukan penandatanganan dan ini sudah dilakukan dialog sebelumnya. Artinya dialog sehingga sampai ke bawah semua merasakan dan menimbang apakah ini dikerjakan oleh satu orang saja, apakah perlu tim nah ini akan didiskusikan akhirnya di breakdown Perjanjian Kinerja itu,” ucapnya.

Harapannya dengan menandatangani perjanjian kinerja yang juga dibarengi dengan penandatanganan pakta integritas seluruh tim Perwakilan BKKBN Sumbar komitmen bersama melaksanakan target kinerja di tahun 2026 ini.

Disisi lain, ia juga menyebut beberapa program prioritas di tahun ini. Diantaranya program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Sidaya (Lansia Berdaya), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya).

“Sebagaimana diketahui Program Kementrian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) kata kuncinya adalah bagaimana tata kelola kependudukan dan pembangunan keluarga. Bagaimana kita tetap fokus dan tentu akan lebih fokus lagi menyasar sasaran yang ada sesuai program prioritas tersebut,” jelasnya.

Selain itu, untuk menuju Indonesia Emas 2045 BKKBN Provinsi Sumbar juga fokus untuk mempersiapkan SDM-SDM yang sehat, berintegritasdan berdaya saing.

Lebih lanjut Mardalena menambahkan berbicara pembangunan keluarga tidak bisa dilakukan oleh satu stakeholder saja, perlu bersinergi melibatkan OPD-OPD terkait dengan masyarakat dan pihak swasta.

“Contoh Genting (Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting), kita ingin meningkatkan kolaborasi dengan mitra. Dengan kolaborasi, inovasi dan strategi kuar semua target bisa tercapai,” ucapnya.

Pada kesempatan itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumbar juga memberikan apresiasi untuk tiga pegawai terbaik. (h/yes)