PADANG, HARIANHALUAN.ID – Setelah menyelesaikan kegiatan magang selama 40 hari, Presiden Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Imam Bonjol, Juniar Gulo, resmi dijemput oleh pihak kampus.
Kegiatan penjemputan dilaksanakan di kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
“Sebelumnya mahasiswa STISIP Imam Bonjol menjalani program magang di Kantor Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDI Perjuangan yang beralamat di Jalan Adinegoro Km 17 Kelurahan Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Program magang ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran praktis yang bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap dunia kerja, khususnya di bidang hukum, advokasi, dan politik,” katanya, Kamis (22/1).
Penjemputan dilakukan langsung oleh Sekretaris STISIP Imam Bonjol, Yohanis, S.Sos., M.Pd., yang didampingi oleh dosen pembimbing Bunga Bhakti Tama, S.Kom., M.Si. Turut hadir dalam kegiatan tersebut wakil ketua bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) PDI Perjuangan Provinsi Sumbar, Yeni S Tanjung, S.Sos, serta Sekretaris BBHAR PDI Perjuangan Sumbar sekaligus mentor magang, Sefri Efendi, S.H.
Dalam sambutannya, Sekretaris STISIP Imam Bonjol Yohanis, S.sos. M.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pihak BBHAR PDI Perjuangan yang telah memberikan pendampingan dan pembinaan kepada mahasiswa selama masa magang.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mentor yang telah mendidik mahasiswa kami dengan baik. Selama 40 hari ini, mahasiswa mendapatkan arahan langsung dan pengalaman praktik di lapangan sehingga mereka lebih memahami dunia kerja secara nyata,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa mahasiswa STISIP Imam Bonjol telah tersebar melaksanakan magang di berbagai daerah di Sumbar, seperti Kabupaten Lima Puluh Kota, Tanah Datar, Kabupaten Solok, Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, serta di sejumlah instansi pemerintahan, antara lain Kantor Gubernur Sumatera Barat, Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Sosial Kota Padang, Kantor Wali Kota Padang, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.
Sementara itu, Sekretaris BBHAR PDI Perjuangan Sumbar, Sefri Efendi, S.H., menegaskan pentingnya pendidikan politik bagi generasi muda sebagai bekal masa depan.
“Politik merupakan jembatan bagi anak muda untuk berkarir. Selain unggul secara akademik, mereka juga harus memahami demokrasi dan birokrasi agar kelak menjadi pemimpin yang handal dan generasi emas bagi bangsa,” tuturnya.
“Kami apresiasi terhadap kampus STISIP Imam Bonjol yang telah mempercayai mahasiswanya di kantor partai politik. Kerena di partai politik mereka kita persiapkan mental, attitude serta kecerdasan emosional mereka agar siap bersaing untuk generasi emas di 2045,” sambungnya.
Melalui partai politik juga diharapkan mahasiswa agar mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa politik itu bukan merebut kekuasaan semata tetapi politik itu sangat erat hubungannya dengan kehidupan sehari-hari.
“Marilah bersama dengan masyarakat agar menjadi melek politik. Karena politik tanggung jawab bersama sebagai negara yang menjunjung tinggi konstitusi,” sebutnya.
Kegiatan penjemputan ini menjadi penutup dari rangkaian program magang yang diharapkan mampu membentuk mahasiswa STISIP Imam Bonjol sebagai insan akademis yang kritis, berintegritas, serta siap berkontribusi nyata bagi masyarakat dan negara. (*)






