TANAH DATAR

Diduga Rem Blong, Kecelakaan Beruntun 3 Truk di Panyalaian Tanah Datar Tewaskan 4 Orang

73
×

Diduga Rem Blong, Kecelakaan Beruntun 3 Truk di Panyalaian Tanah Datar Tewaskan 4 Orang

Sebarkan artikel ini
– Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan kendaraan berat kembali terjadi di jalur maut penurunan Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. APIZ

TANAH DATAR,HARIANHALUAN.ID – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan kendaraan berat kembali terjadi di jalur maut penurunan Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. Insiden yang melibatkan sedikitnya tiga unit truk ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Haluan di lapangan, peristiwa nahas tersebut bermula ketika satu unit truk diduga mengalami kegagalan fungsi rem (rem blong). Kondisi ini membuat sopir tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya saat melintasi jalanan menurun tajam di kawasan Panyalaian, dari arah Bukittinggi menuju Kota Padang Panjang. Hilangnya kendali tersebut kemudian memicu tabrakan beruntun dengan truk lainnya.

Dampak dari kecelakaan tersebut sangat fatal. Hingga saat ini, data sementara mencatat sebanyak empat orang dinyatakan meninggal dunia. Proses evakuasi korban telah dilakukan oleh petugas di lapangan.

“Dua orang korban meninggal dunia sudah dibawa ke RSUD Padang Panjang, dan dua orang lagi dievakuasi ke RS Yarsi Padang Panjang,” ujar Zaki, salah satu relawan yang dijumpai di lokasi kejadian.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Padang Panjang, AKP Finot, yang berada langsung di lokasi kejadian, membenarkan telah terjadinya kecelakaan lalu lintas di penurunan Panyalaian tersebut. Pihaknya saat ini masih fokus pada penanganan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Saat ini kami personel Sat Lantas Polres Padang Panjang sedang melakukan evakuasi di lapangan,” ujar AKP Finot saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Belum ada detail lebih lanjut mengenai identitas korban maupun kronologi lengkap kejadian. “Untuk informasi selanjutnya akan segera kami sampaikan,” tambahnya. (*)