PADANG, HARIANHALUAN.ID – Setelah sukses melaksanakan program Santika Sahabat Bumi melalui aksi bersih-bersih pantai di Kota Padang pada tahun sebelumnya, Hotel Santika Premiere Padang dan Hotel Amaris Padang kembali melanjutkan komitmen terhadap lingkungan melalui program penanaman bibit pascabencana banjir dan longsor di Sumatera Barat.
Public Relations Officer
Hotel Santika Premiere Padang, Marshela Nora mengatakan di awal tahun ini, Hotel Santika Premiere Padang dan Hotel Amaris Padang turut ambil bagian dalam Rimbo Andalas Project yang digagas oleh Rumah Aktivis Sejahtera melalui Gerakan Sejuta Pohon Sumatera Barat, sebuah inisiatif pemulihan ekologi untuk mengurangi risiko bencana sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Sebagai tahap awal, dilakukan peluncuran penanaman 2.000 bibit pohon kaliandra, yang akan dilaksanakan secara bertahap hingga mencapai 10.000 bibit di Kota Padang dengan target satu juta pohon untuk seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat,” ujarnya, Senin (26/1/2026).
Peluncuran gerakan ini dilaksanakan di kawasan Pemandian Jembatan Sitapuang, Kota Padang, pada Kamis (22/1/2026) lalu.
Kegiatan ini disaksikan oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, serta Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa.
Turut hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat Tasliatul Fuadi, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Yoice Yuliani, Direktur Keuangan PT Semen Padang Iskandar Z. Lubis, serta perwakilan komunitas lingkungan, organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan pelajar.
Program ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus kontribusi nyata industri perhotelan terhadap pemulihan lingkungan pascabencana.
“Kami berharap penanaman bibit ini dapat membantu pemulihan ekologi, serta menjadi investasi lingkungan bagi generasi mendatang. Kami akan terus hadir sebagai bagian dari solusi keberlanjutan,” jelasnya.
Program ini sejalan dengan komitmen Santika Indonesia Hotels & Resorts dalam mendukung prinsip keberlanjutan lingkungan serta mendorong kolaborasi lintas sektor.
‘’Kami berharap aksi ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat aktif dalam upaya menjaga dan memulihkan lingkungan di Sumatera Barat,” kata Nora menutup. (*)






