PASAMAN,HARIANHALUAN ID — Kapolres Pasaman, AKBP Muhammad Agus Hidayat, S.H., S.I.K. menerima kunjungan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Pasaman di Aula Rupatama Polres Pasaman, Selasa (27/01/2025).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, diwarnai dialog terbuka yang membahas berbagai isu strategis kepemudaan, keamanan, serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Pasaman.
Dalam sambutannya Kapolres Pasaman, AKBP Muhammad Agus Hidayat menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan langkah penting dalam memperkuat komunikasi dan membangun kepercayaan antara Polri dan mahasiswa sebagai mitra strategis pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa Polres Pasaman selalu terbuka terhadap kritik, masukan, serta kerja sama yang bersifat konstruktif demi peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Sinergi dengan mahasiswa sangat penting dalam menciptakan ruang publik yang aman dan kondusif. GMNI merupakan mitra kami dalam menjaga stabilitas daerah,” ujar AKBP Agus di hadapan jajaran pengurus DPC GMNI Kabupaten Pasaman.
Ia juga menekankan bahwa peran mahasiswa sangat strategis sebagai kelompok intelektual yang memiliki daya pengaruh di tengah masyarakat, khususnya dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara edukatif dan persuasif.
Sementara itu, Ketua DPC GMNI Kabupaten Pasaman, Andan Hasayangan Hasibuan, menyampaikan komitmen organisasinya untuk terus menjalin hubungan harmonis dengan Polres Pasaman serta siap mendukung berbagai program kepolisian.
Menurutnya, GMNI siap berperan aktif dalam kegiatan edukasi publik, penguatan literasi masyarakat, kegiatan kebangsaan, serta program-program sosial yang berorientasi pada penguatan persatuan dan kesadaran hukum.
“Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa,” tegas Andan dalam pertemuan tersebut.
Dalam sesi diskusi, Kapolres Pasaman juga menyoroti tantangan aktual yang dihadapi generasi muda, seperti isu radikalisme, penyebaran hoaks, serta derasnya arus informasi digital yang berpotensi memecah persatuan.
Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan positif, penjernih informasi, serta garda terdepan dalam membangun budaya literasi digital yang sehat di tengah masyarakat.
Selain itu, Kapolres Pasaman, AKBP Muhammad Agus Hidayat juga mengajak GMNI untuk berperan aktif dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui pendekatan dialogis, edukatif, dan partisipatif di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.
Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama antara Polres Pasaman dan DPC GMNI Kabupaten Pasaman untuk memperluas sinergi dalam berbagai program kemasyarakatan.
Kolaborasi ini diharapkan mampu mewujudkan situasi Kabupaten Pasaman yang aman, tertib, kondusif, serta mendukung terwujudnya masyarakat yang sejahtera dan berkeadaban. (*)






