SOLOK KOTA, HARIANHALUAN.ID — Upaya memperkuat sektor peternakan sekaligus menanamkan edukasi sejak dini kepada generasi muda diwujudkan melalui Silaturahmi Peternak se-Sumatera Barat yang dirangkai dengan Kontes Ternak Sapi dan Kambing serta Lomba Mewarnai tingkat PAUD/TK/RA se-Kota Solok.
Kegiatan ini digelar di Taman Pramuka Kota Solok, Minggu (1/2/2026), dan menjadi yang pertama kali dilaksanakan di daerah tersebut.
Kontes ternak ini tidak sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi ruang bertemunya peternak lintas daerah untuk berbagi pengalaman, meningkatkan kualitas ternak, sekaligus mempromosikan potensi peternakan sebagai sektor ekonomi yang menjanjikan. Sedikitnya 83 ekor kambing super dan belasan sapi dengan kualitas terbaik ditampilkan dalam kegiatan ini.
Ketua DPRD Kota Solok, Fauzi Rusli yang juga bertindak sebagai ketua pelaksana dan inisiator kegiatan, mengatakan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat kolaborasi di tengah keterbatasan anggaran daerah.
“Meski di tengah keterbatasan anggaran, kegiatan ini tetap bisa terlaksana berkat kolaborasi lintas sektor dan dukungan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Solok, serta partisipasi aktif para peternak,” ujar Fauzi.
Menurutnya, Pemerintah Kota Solok menyambut baik pelaksanaan kontes ternak tersebut dan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan, mulai dari instansi teknis, sponsor, dewan juri, para peserta hingga masyarakat sekitar.
Selain menyasar kalangan peternak, kegiatan ini juga dirancang sebagai sarana edukasi bagi anak-anak. Hal itu diwujudkan melalui lomba mewarnai bertema hewan ternak yang diikuti lebih dari 200 anak PAUD, TK, dan RA se-Kota Solok. Edukasi sejak dini ini diharapkan dapat menumbuhkan ketertarikan anak-anak terhadap dunia peternakan serta mengenal jenis-jenis ternak unggul.
Wakil Wali Kota Solok, Suryadi Nurdal, yang didapuk membuka kegiatan tersebut, berharap kontes ternak dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin tahunan. Ia menilai kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam mendorong pengembangan usaha peternakan masyarakat.
“Kegiatan ini diharapkan mampu membangkitkan semangat para peternak dalam mengembangkan usahanya, sekaligus menarik minat investor untuk menanamkan modal di sektor peternakan,” kata Suryadi.
Melalui ajang ini, masyarakat juga dapat melihat langsung kriteria ternak yang baik dan unggul, mulai dari kambing, sapi, hingga ayam Kukuak Balenggek. Selain itu, kontes ternak menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarpeternak, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Meski memiliki keterbatasan sebagai daerah perkotaan, Pemerintah Kota Solok menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sektor pertanian dan peternakan, baik melalui program pemerintah pusat, provinsi, maupun inisiatif masyarakat.
“Kontes ternak ini bukan hanya perlombaan, tetapi juga sarana promosi ternak unggul yang dimiliki para peternak,” tambahnya.
Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai daerah, di antaranya Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Jambi, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Kota Payakumbuh, Kota Bukittinggi, dan Kota Padang Panjang. Dukungan juga datang dari BPTU-HPT Padang Mengatas, BVet Bukittinggi, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, serta berbagai pihak lainnya. (*)






