PENDIDIKAN

Upertis Salurkan Bantuan Gizi untuk 145 Balita di Dadok Tunggul Hitam

3
×

Upertis Salurkan Bantuan Gizi untuk 145 Balita di Dadok Tunggul Hitam

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Bencana banjir bandang yang melanda wilayah Sumatera Barat (Sumbar) pada akhir November 2025 meninggalkan duka mendalam bagi warga, terutama bagi kelompok rentan seperti bayi dan balita. 

Merespons kondisi darurat tersebut, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Perintis Indonesia (Upertis) diketuai oleh Wilda Laila dan beberapa anggota dosen yaitu Yeyep Natrio, Dezi Ilham, dan Renowati serta dibantu juga oleh para mahasiswa bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan di Parak Jambu, Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Jumat (5/12/2025).

“Wilayah Parak Jambu menjadi salah satu titik yang terdampak cukup parah. Berdasarkan hasil kajian awal tim di lapangan, kebutuhan mendesak masyarakat saat ini adalah evakuasi dan pemenuhan nutrisi bagi anak-anak. Tercatat sebanyak 145 balita di daerah tersebut terdampak langsung oleh bencana ini,” kata Wilda.

Fokus pada Pemenuhan Gizi Darurat

Ketua Tim PKM Upertis menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan difokuskan pada pemenuhan gizi dan sanitasi balita guna mencegah risiko gangguan kesehatan pasca-bencana.

Baca Juga  Kajari Pasaman Barat Tjut Zelvira Novani Turun Ringankan Beban Korban Banjir Aia Gadang

“Banjir bandang ini memberikan dampak signifikan di bidang kesehatan. Kami bersama mahasiswa S1 Gizi hadir untuk memastikan asupan gizi balita dan ibu hamil tetap terjaga melalui program Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT),” ungkap perwakilan tim saat ditemui di lokasi.

Adapun paket bantuan yang disalurkan meliputi 100 Paket PMBA dan biskuit bergizi untuk menunjang nutrisi balita.

Perlengkapan Sanitasi berupa popok bayi (pempers) dan pakaian dalam balita untuk menjaga kesehatan kulit dan kebersihan diri. Sementara, donasi tunai senilai Rp2.000.000 untuk membantu operasional posko darurat setempat.

Penyerahan bantuan ini diterima langsung oleh Ketua PKK Kecamatan Koto Tangah bersama Pak Lurah, Ibu Lurah, serta para kader PKK dan ibu-ibu balita setempat. Kehadiran tim disambut baik oleh masyarakat yang selama ini mengalami kendala dalam menyiapkan makanan gizi karena keterbatasan peralatan dapur yang rusak akibat banjir.

Baca Juga  Wawako Allex Salurkan Bantuan Makanan dan Sandang untuk Lansia dan Disabilitas

Selain menyalurkan logistik, Tim PKM Upertis juga memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) di pengungsian untuk mencegah risiko penyakit infeksi seperti diare dan ISPA yang kerap meningkat pasca-banjir.

Dukungan Terhadap SDM Unggul

Aksi sosial ini juga merupakan perwujudan dari Asta Cita ke-4 dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan peran perempuan dalam kesehatan. 

Melalui keterlibatan mahasiswa, kegiatan ini turut mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, di mana mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar di luar kampus (IKU-2) dan hasil kerja dosen dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat (IKU-5).

Harapannya, bantuan ini tidak hanya berhenti pada masa tanggap darurat, tetapi dapat berlanjut hingga fase pemulihan guna memastikan program pencegahan stunting di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam dan sekitarnya tetap berjalan optimal. (*)