OLAHRAGA

Indonesia Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tinju Asia U-19 dan U-23

2
×

Indonesia Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tinju Asia U-19 dan U-23

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, HARIANHALUAN.ID – Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) mengumumkan Indonesia resmi ditunjuk oleh Asian Boxing sebagai tuan rumah ajang Asian Boxing U19 & U23 Men’s and Women’s Championships 2026 yang akan digelar di Jakarta pada Juli mendatang.

“Perbati berkomitmen penuh untuk menyelenggarakan kejuaraan ini secara profesional, transparan, dan sesuai dengan standar Asian Boxing dan World Boxing,” kata Ketua Umum Perbati Ray Zulham dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (3/2).

Dia menjelaskan bahwa Indonesia terpilih sebagai tuan rumah ajang bergengsi bagi para petinju muda di Asia itu setelah melalui proses seleksi dan evaluasi yang ketat.

Jakarta, kata dia, dipilih sebagai kota penyelenggara karena rekam jejaknya dalam menggelar ajang olahraga internasional berskala besar, termasuk Asian Games dan Asian Para Games.

Dia mengatakan bahwa kepercayaan dari Asian Boxing terhadap Indonesia itu merupakan momentum penting bagi kebangkitan tinju amatir Indonesia.

“Ini bukan hanya soal menjadi tuan rumah, tetapi tentang membangun ekosistem tinju yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia,” katanya.

Zulham menjelaskan bahwa kejuaraan itu akan diikuti oleh para petinju dari 36 negara anggota Asian Boxing, dengan estimasi 400 atlet putra dan putri, serta ratusan ofisial dan delegasi dari seluruh Asia.

Ajang itu menjadi panggung penting bagi atlet usia muda (U-19 dan U-23) untuk berkompetisi di level internasional sekaligus bagian dari pembinaan jangka panjang tinju amatir Asia.

Sebagai tuan rumah, Zulham melanjutkan, pihaknya telah menyiapkan berbagai aspek pendukung, mulai dan arena pertandingan dan latihan berstandar internasional, akomodasi, transportasi, layanan medis dan anti-doping, hingga produksi siaran dan promosi.

Penyelenggaraan kejuaraan juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Republik Indonesia, termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga, sebagai bagian dari komitmen negara dalam mendukung prestasi olahraga, pembinaan atlet muda, serta memperkuat posisi Indonesia di kancah olahraga internasional.

Dia berharap Indonesia tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga mampu meninggalkan rekam jejak positif bagi perkembangan tinju nasional dan Asia, sekaligus memperkenalkan Indonesia sebagai destinasi sport tourism yang kompetitif. (*)