HEADLINE

Tol Sicincin–Bukittinggi Ditargetkan Tuntas 2031

3
×

Tol Sicincin–Bukittinggi Ditargetkan Tuntas 2031

Sebarkan artikel ini
Dirjen PI Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra memimpin rapat lanjutan percepatan pembangunan Jalan Tol Padang–Pekanbaru Seksi Sicincin/Kayu Tanam–Bukittinggi di Kantor Kementerian PU, Rabu (4/2). Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan pembangunan infrastruktur strategis dapat terlaksana secara terukur, terkoordinasi, dan berkelanjutan. IST

JAKARTA, HARIANHALUAN.ID — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan Jalan Tol Padang–Pekanbaru Seksi Sicincin/Kayu Tanam–Bukittinggi tuntas dan beroperasi pada tahun 2031. Target tersebut dapat dicapai sepanjang seluruh tahapan perencanaan dan pembangunan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sejak awal.

Hal itu ditegaskan Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur (Dirjen PI) Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra dalam rapat lanjutan percepatan pembangunan Jalan Tol Padang–Pekanbaru Seksi Sicincin/Kayu Tanam–Bukittinggi yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah (pemda), serta pihak terkait lainnya, di Kantor Kementerian PU, Rabu (4/2).

Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan pembangunan infrastruktur strategis dapat terlaksana secara terukur, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

Selain unsur pemda dan Kementerian PU, rapat pembahasan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade; jajaran Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI; Dirut Hutama Karya; serta Ketua Masyarakat Terowongan dan Konstruksi Bawah Tanah Indonesia.

“Pengoperasian ruas ini dimungkinkan pada 2031. Namun demikian, terdapat peluang percepatan menjadi 2029 sepanjang dukungan teknis, pendanaan, dan koordinasi lintas sektor dapat berjalan optimal sejak tahap awal,” katanya.

Dalam rapat tersebut juga disampaikan bahwa total kebutuhan investasi pembangunan Jalan Tol Seksi Sicincin/Kayu Tanam–Bukittinggi diperkirakan mencapai Rp25,23 triliun. Pembangunan ruas tol tersebut akan dilaksanakan oleh PT Hutama Karya melalui skema penugasan.

Rapat lanjutan ini membahas sejumlah tahapan teknis yang telah dan akan dilaksanakan, termasuk survei topografi, survei geoteknik, serta penyusunan rekomendasi teknis sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar terhadap percepatan pembangunan Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi sebagai bagian dari proyek strategis nasional yang sangat dibutuhkan daerah.

Menurut Mahyeldi, keberadaan jalan tol tersebut akan menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, sekaligus mengurangi risiko gangguan lalu lintas pada jalur nasional Padang–Bukittinggi yang selama ini rawan terdampak bencana banjir dan longsor.

“Kami menyambut baik target dan komitmen pemerintah pusat dalam pembangunan Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi. Infrastruktur ini sangat penting untuk memperkuat konektivitas, memperlancar mobilitas orang dan barang, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Sumbar ke depan,” ujar Mahyeldi.

Pemprov Sumbar, ucapnya, siap mendukung seluruh tahapan pembangunan sesuai kewenangan daerah, termasuk dalam aspek koordinasi lintas sektor dan dukungan terhadap proses yang dibutuhkan agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana. “Insya Allah, kami siap mendukung sesuai kewenangan yang dimiliki daerah,” kata Mahyeldi. (*)