SUMBAR

Pers Harus Kritis, Independen, dan Berpihak pada Kepentingan Rakyat

31
×

Pers Harus Kritis, Independen, dan Berpihak pada Kepentingan Rakyat

Sebarkan artikel ini

PESISIR SELATAN, HALUAN- Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dimaknai sebagai refleksi penting bagi dunia jurnalistik di tengah dinamika demokrasi dan perkembangan teknologi informasi yang kian pesat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Dani Sopian, menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai penjaga nurani publik dan pilar demokrasi.

Politisi Partai NasDem itu menilai, pers bukan sekadar penyampai informasi, melainkan kekuatan moral yang ikut menentukan arah pembangunan dan kualitas demokrasi, baik di tingkat nasional maupun daerah.

“Pers adalah mata dan telinga rakyat. Lewat pemberitaan yang jujur, kritis, dan berimbang, pers membantu masyarakat memahami apa yang sedang dan akan terjadi,” ujar Dani Sopian saat dimintai pandangannya terkait HPN 2026, Kamis (5/2).

Menurutnya, di era digital saat ini pers menghadapi tantangan yang tidak ringan. Arus informasi yang begitu deras, disertai maraknya hoaks dan disinformasi, menuntut insan pers untuk bekerja lebih cermat, profesional, dan berpegang teguh pada kode etik jurnalistik.

“Kebebasan pers adalah pencapaian besar demokrasi, tapi kebebasan itu harus dibarengi tanggung jawab. Pers harus tetap independen, tidak terseret kepentingan politik maupun ekonomi,” katanya.

Dani Sopian juga menyoroti peran penting pers daerah dalam mengangkat persoalan-persoalan lokal yang sering luput dari perhatian publik luas. Menurutnya, pers lokal memiliki kedekatan emosional dan sosial dengan masyarakat, sehingga mampu menyuarakan aspirasi rakyat secara lebih otentik.

“Pembangunan daerah tidak akan berjalan sehat tanpa pengawasan publik. Di sinilah pers daerah berperan sebagai mitra kritis pemerintah dan DPRD, bukan untuk menjatuhkan, tetapi untuk mengingatkan,” ucapnya lagi.

Sebagai pimpinan legislatif daerah, Dani Sopian menegaskan bahwa DPRD Pesisir Selatan membuka diri terhadap kritik dan masukan dari insan pers. Ia menilai kritik yang disampaikan secara objektif dan konstruktif justru menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja lembaga legislatif maupun pemerintah daerah.

“Pers yang kuat akan melahirkan pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel. Kami di DPRD tidak anti kritik, selama disampaikan berdasarkan fakta dan kepentingan publik,” tuturnya.

Menutup pernyataannya, Dani Sopian menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers, khususnya jurnalis yang bertugas di Kabupaten Pesisir Selatan, atas dedikasi dan konsistensinya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Di Hari Pers Nasional 2026 ini, saya berharap pers tetap menjaga idealisme, profesionalisme, dan keberpihakan pada rakyat. Pers yang sehat adalah fondasi demokrasi yang kuat,” pungkasnya. (*)