NASIONAL

90 Titik Hotspot di Riau, Terbanyak di Sumatra

1
×

90 Titik Hotspot di Riau, Terbanyak di Sumatra

Sebarkan artikel ini

RIAU, HARIANHALUAN.ID — Jumlah hotspot Riau terbanyak di Sumatra yaitu 90 titik panas pada 6 Februari 2026 hingga pukul 23.00 WIB. Sisanya disumbang Provinsi Aceh 5 titik panas, Sumatera Utara 3 titik panas, Sumatera Barat 1 titik panas, Kepulauan Riau 15 titik panas, dan Bengkulu 1 titik panas.

Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru Alfa Nataris mengungkapkan, dari 90 titik panas di Riau, terbanyak di Kabupaten Pelalawan sebanyak 47 titik panas.
“Kemudian di Bengkalis 38 titik panas, dan Indragiri Hilir 5 titik panas,” ungkap Alfa Nataris, Sabtu (7/2/2026).         
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD) Damkar Riau, saat ini terus berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota dalam hal penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Langkah tersebut dilakukan karena saat ini Karhutla sudah ditemukan di 10 kabupaten/kota di Riau.

Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengumpulkan para kepala BPBD kabupaten/kota untuk membahas penanganan Karhutla. Termasuk membahas terkait penetapan status siaga darurat Karhutla.

“Kami akan kumpulkan kepala BPBD kabupaten/kota untuk rapat koordinasi penanganan Karhutla,” katanya. 

Berdasarkan informasi yang pihaknya dapatkan dari BMKG, pada awal tahun ini Riau akan mulai memasuki musim kemarau. Namun pada awal tahun ini diprediksi tidak lama, dan nantinya akan kembali turun hujan hingga pertengahan tahun. 

“Informasi BMKG awal tahun ini akan ada musim kemarau, kemudian hujan lagi hingga pertengahan tahun. Kemudian baru musim kemarau lagi, nah yang musim kemarau kedua itu nanti diprediksi cukup lama,” sebutnya.

Karena itu, pihaknya perlu melakukan koordinasi untuk antisipasi dan penanganan terhadap potensi Karhutla yang ada. Untuk penetapan status tingkat provinsi, saat ini pihaknya masih menunggu penetapan dari tingkat kabupaten/kota terlebih dahulu.

“Kami masih menunggu dari kabupaten/kota dulu, kalau sudah ada maka akan dibahas untuk tingkat provinsi. Bengkalis informasinya sudah menetapkan tapi SK -nya belum kami terima,” ujarnya.

Untuk kondisi Karhutla, saat ini tim gabungan masih melakukan upaya pemadaman di Kabupaten Pelalawan. Kemudian untuk di Kabupaten Bengkalis dan Indragiri Hilir saat ini sudah dalam proses pendinginan.

“Untuk Karhutla di Pelalawan cukup luas, tim gabungan masih melakukan upaya pemadam,” katanya. (*)