UTAMA

Wabup Rahmat Hidayat Dorong Inklusi Keuangan Sejak Dini di Padang Pariaman

2
×

Wabup Rahmat Hidayat Dorong Inklusi Keuangan Sejak Dini di Padang Pariaman

Sebarkan artikel ini

PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.ID— Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, secara simbolis menyerahkan buku tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) kepada siswa SMPN 4 Lubuk Alung dalam rangka program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), Rabu (11/2/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Padang Pariaman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Pimpinan Bank Nagari Cabang Lubuk Alung, jajaran Polsek Lubuk Alung, Kepala SMPN 4 Lubuk Alung beserta dewan guru, serta para siswa-siswi sebagai peserta kegiatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama industri jasa keuangan dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan sejak dini. Melalui program ini, para pelajar didorong untuk memahami pentingnya pengelolaan keuangan sebagai langkah awal membangun kemandirian finansial.

Dalam sambutannya, Rahmat Hidayat menegaskan bahwa program Simpanan Pelajar (SimPel) tidak hanya berorientasi pada peningkatan kebiasaan menabung di kalangan siswa, tetapi juga diarahkan untuk membentuk karakter generasi muda yang bijak, disiplin, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan sejak usia dini.

Baca Juga  Lebih Hemat dari Solar, Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit di Riau Beralih ke Listrik PLN

Menurutnya, penguatan literasi dan inklusi keuangan sejak dini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan masa depan pelajar. “Melalui literasi dan inklusi keuangan, kita mempersiapkan masa depan generasi muda. Menabung bukan sekadar menyimpan uang, tetapi membangun disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian finansial,” ujarnya.

Rahmat juga mengapresiasi peran aktif TPAKD yang terus mendorong kemudahan akses pelajar terhadap layanan keuangan formal. Ia menilai edukasi keuangan sejak dini sangat penting untuk membentengi generasi muda dari perilaku konsumtif serta berbagai risiko keuangan, seperti pinjaman online ilegal dan praktik perjudian.

Lebih lanjut ia mengingatkan para siswa agar terus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah. Ia menegaskan bahwa SMPN 4 Lubuk Alung merupakan salah satu sekolah yang mewakili Sumatera Barat dalam ajang Sekolah Adiwiyata tingkat nasional, sehingga budaya peduli lingkungan harus senantiasa dipertahankan dan ditingkatkan.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Padang Pariaman, Mulyadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa program Simpanan Pelajar (SimPel) akan dilaksanakan secara bertahap di sejumlah sekolah lain di Kabupaten Padang Pariaman. Ia menegaskan, program tersebut tidak hanya memperluas akses layanan keuangan bagi pelajar, tetapi juga menjadi media edukasi untuk menanamkan budaya menabung sejak dini sebagai bekal menghadapi masa depan.

Baca Juga  DPRD Sumbar Sorot Capaian Lulusan Pendidikan Menengah Melanjutkan ke Perguruan Tinggi

Program Simpanan Pelajar (SimPel) sejalan dengan strategi nasional peningkatan inklusi keuangan dengan memberikan kemudahan akses layanan perbankan bagi pelajar, termasuk penyaluran bantuan pendidikan langsung ke rekening masing-masing. 

Melalui program ini, siswa juga diharapkan mampu mengelola uang saku secara bijak, menumbuhkan budaya menabung sejak dini, serta membangun fondasi keuangan yang lebih kuat untuk masa depan

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan di tengah masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang cerdas secara finansial, inklusif, dan memiliki fondasi ekonomi yang kuat menuju kesejahteraan yang berkelanjutan. (*)