PENDIDIKAN

UNAND Komitmen Tingkatkan Standar Mutu Akademik, 13 Prodi FISIP Jalani Asesmen Internasional ACQUIN

1
×

UNAND Komitmen Tingkatkan Standar Mutu Akademik, 13 Prodi FISIP Jalani Asesmen Internasional ACQUIN

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID- Universitas Andalas (UNAND) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan standar mutu akademik di kancah internasional. Sebanyak 13 Program Studi (Prodi) di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) resmi menjalani asesmen akreditasi internasional oleh The Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute (ACQUIN). Proses penilaian lapangan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 11–12 Februari 2026.

ACQUIN merupakan lembaga akreditasi prestisius asal Jerman yang telah diakui oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia. Langkah ini diambil FISIP UNAND sebagai bagian dari strategi besar universitas dalam memperluas pengakuan global serta memastikan kualitas lulusan selaras dengan standar internasional.

Dalam proses asesmen ini, Ketua LPM UNAND, Prof. dr. Hardisman, M.HID., Dr.PH., memberikan penekanan khusus mengenai esensi dari akreditasi internasional. Menurutnya, agenda besar ini bukan sekadar mengejar pemenuhan dokumen administratif.

“Proses akreditasi internasional ini merupakan refleksi nyata atas budaya mutu yang telah kami bangun secara berkelanjutan di Universitas Andalas. Ini bukan sekadar angka atau pemenuhan administrasi semata,” tegas Prof. Hardisman.

Keberhasilan pelaksanaan asesmen besar-besaran ini tidak lepas dari peran strategis jajaran pimpinan LPM lainnya yang mengawal setiap tahapan proses:

Baca Juga  30 Lulusan Perguruan Tinggi Ikuti Program Magang Hub Kemnaker di PT Semen Padang

Dr. Elly Delfia, S.S., M. Hum. (Sekretaris LPM) berperan sentral dalam mengoordinasikan aspek teknis dan manajemen logistik selama asesmen. Ia memastikan seluruh rangkaian agenda pertemuan antara panelis ahli dengan berbagai elemen universitas berjalan presisi dan efisien sesuai jadwal yang ketat.

Prof. Dr.Eng Denny Helard, S.T., M.T. (Kepala Bagian SPMI) mengawal kesiapan dari sisi Sistem Penjaminan Mutu Internal. Ia memastikan bahwa standar akademik, riset, dan pengabdian masyarakat di setiap prodi telah selaras dengan parameter internasional yang ditetapkan oleh ACQUIN.

Dr. Devi Analia, S.P., M.Si. (Kepala Bagian SPME) menjadi motor penggerak dalam persiapan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal. Perannya sangat krusial dalam melakukan validasi dokumen Self-Evaluation Report (SER) dan menjembatani komunikasi data antara program studi dengan pihak asesor internasional agar informasi yang disampaikan akurat dan komprehensif.

Kehadiran para panelis ahli dari mancanegara berfungsi sebagai ruang evaluasi sekaligus sarana pembelajaran. Masukan yang diberikan oleh para ahli internasional tersebut dinilai sangat krusial untuk memperkuat sistem penjaminan mutu dan menjadi motor penggerak perbaikan terus-menerus (continuous improvement) bagi setiap program studi.

Sebanyak 13 program studi yang mengikuti asesmen ini mencakup berbagai jenjang (S1, S2, dan S3) yang meliputi rumpun Sosiologi, Ilmu Politik, Kajian Kebijakan, Administrasi Publik, Antropologi Sosial, Ilmu Komunikasi, dan Hubungan Internasional.

Baca Juga  UNAND Targetkan Daya Tarik Global

Proses asesmen dilakukan secara daring melalui diskusi mendalam bersama jajaran pimpinan, dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, hingga mitra pengguna lulusan. Tim panel ahli didatangkan dari berbagai universitas ternama dunia, seperti University of Zurich (Swiss), Nazarbayev University (Kazakhstan), Universiti Sains Malaysia, hingga Beykent University (Turki).

Rektor UNAND, Efa Yonnedi, Ph.D., menyampaikan bahwa saat ini baru sekitar 15 persen program studi di UNAND yang memiliki pengakuan internasional. Dengan adanya asesmen massal di FISIP ini, universitas menargetkan peningkatan signifikan.

“Target kami adalah mencapai 25 persen prodi terakreditasi internasional pada tahun 2029, dan terus dipacu hingga mencapai 50 persen pada tahun 2040. Ini adalah komitmen jangka panjang untuk menghadirkan pengalaman akademik berkelas dunia bagi mahasiswa kami,” ungkap Rektor.

Dengan suksesnya pelaksanaan asesmen ini, UNAND optimis kualitas pendidikan di bidang ilmu sosial dan politik akan semakin diakui secara global, sekaligus memperkokoh posisi universitas dalam jajaran perguruan tinggi elit di tingkat internasional. (*)