PADANG, HARIANHALUAN.ID – Persaingan dua tim milik pemerintah “plat merah” tersaji sengit dan seru pada pekan terakhir fase penyisihan Liga 4 Sumatera Barat 2025/2026. Hasilnya, PSP menaklukkan PSPP dengan skor tipis 3–2 di Stadion Haji Agus Salim, Senin (16/2/26) siang.
Duel perebutan puncak klasemen akhir penyisihan Liga 4 Sumbar 2025/2026 ini tetap berlangsung sengit meski kedua tim telah memastikan tiket ke babak semifinal. Faktor gengsi antara wakil Kota Padang dan Kota Padang Panjang membuat laga berjalan dalam tempo tinggi sejak menit awal.
Sekilas Pertandingan
PSPP tampil lebih dominan di awal laga dengan mengandalkan penguasaan bola serta kombinasi serangan dari lini tengah dan sayap. Sementara itu, PSP Padang terlihat belum menemukan ritme permainan dan kerap berada dalam tekanan.
Peluang emas lebih dulu didapat PSPP melalui Robi Aprilio yang lolos ke kotak penalti. Namun, tendangannya masih mampu ditepis kiper PSP, Rafiq Effendi, dan hanya menghasilkan sepak pojok.
Kebuntuan pecah pada menit ke-10. Gelandang PSPP, Muhammad Fadhil Asshabri, melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung Rafiq Effendi. PSPP unggul 1–0.
PSP Padang merespons cepat. Lewat sebuah tendangan jarak jauh, Agung Wijaksono mencetak gol penyeimbang yang mengejutkan lini belakang PSPP. Skor 1–1 pada menit ke-20′.
Kedudukan sama kuat 1-1 membawa intensitas laga kian sengit dan jual beli serangan. PSP menemukan bentuk permainan. PSPP juga agresif meladeni. Memasuki penghujung babak pertama, PSP mencuri kesempatan dengan serangan balik cepat memaksimalkan mentahnya peluang PSPP.
Kaka Muhammad Seva memenangkan perebutan bola dari penguasaan Yogi Firdaus dan meneruskannya kepada Carel Syadef yang berlari adu cepat dengan Gilang Anegrah Esa. Mendekati area gawang, Carel melepaskan bola chip yang melewati jangkauan kiper Ivan Fadhillah tapi membentur mistar gawang. Bola mantul disambar Gibran Tito Kurniawan yang sudah berdiri bebas di depan gawang kosong. Skor 2-1 di menit 45+2′ untuk keunggulan PSP menutup babak pertama
Memasuki babak kedua, kedua tim kembali mempertontonkan adu strategi dan taktik. PSPP berupaya memburu keunggulan lewat organisasi permainan yang rapi serta umpan-umpan silang dari sisi sayap, namun rapatnya pertahanan PSP membuat peluang mereka kerap mentah.
PSP juga beberapa kali memperoleh kesempatan emas. Carel Syadef dan Gibran Tito Kurniawan masing-masing gagal memaksimalkan peluang satu lawan satu dengan penjaga gawang PSPP, Ivan Fadhillah.
Momentum krusial datang di masa injury time. PSP Padang mendapat tendangan bebas di depan kotak penalti. Eksekusi Lugas Satrya Pratama pada menit 90+4 menggetarkan jala gawang PSPP dan membawa PSP unggul 3–1.
PSPP pantang kendor dan memperkecil ketertinggalan melalui gol Rori Pranandi Putra di penghujung laga. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3–2 tetap bertahan untuk kemenangan PSP.
Hasil ini memastikan PSP Padang finis sebagai pemuncak klasemen grup, dengan sempurna, 27 poin alias tak terkalahkan dalam 9 laga.
Sementara PSPP Padang Panjang di peringkat kedua, 22 poin dari hasil 9 laga 7 kemenangan 1 imbang dan sekali kalah. PSPP tetap melaju ke babak semifinal sebagai runner-up.
Susunan Pemain
PSP Padang: Rafiq Effendi (GK); Vendra Aprilianda (73′ Rama Fazako Aristik), Bima Prahara, Sultan Ainul Yakin, Luthfi Al Anshorri; Agung Wijaksono (c), Feruzen Maulana (78′ Yopi Rizal), Lugas Satrya Pratama; Kaka Muhammad Seva, Gibran Tito Kurniawan (78′ Syarif Hidayatullah), Carel Syadef
Pelatih: Joni Efendi
PSPP Padang Panjang: Ivan Fadhilah (GK); Robi Aprilio, Gilang Anugerah Esa (HT Dimas Adi Putra), Ibnu Marezamily Putra (c), Aufa Murtajalillah; Al Fadhil Gusva Putra (HT’ Bima Lesmana), Muhammad Fadhil Asshabri, Yogi Firdaus (68′ Nabil Barizky); Januardi Rahmad Dwi Ananda, Jimmy Tryan Brother (38′ Wildan Chusnul Al Fasy, Julian Mancini (84′ Rori Pranandi)
Pelatih: Dian Rama Saputra (*)





