Internasional

Imlek dan Ucapan Gong Xi Fa Cai

9
×

Imlek dan Ucapan Gong Xi Fa Cai

Sebarkan artikel ini

HARI ini, 17 Februari 2026 diperingati sebagai Tahun Baru Imlek.

Dalam perayaan Chinese New Year atau Tahun Baru Imlek, salah satu ucapan yang paling sering terdengar adalah “Gong Xi Fa Cai” (恭喜发财).

Bukan hanya sekadar kalimat tradisional, frasa ini menyimpan makna harapan yang lebih dalam bagi penerimanya.

Gong Xi Fa Cai (恭喜发财) adalah ucapan Tahun Baru Imlek yang berakar dari tradisi kuno Tiongkok, populer sejak dinasti Ming/Qing sebagai doa kemakmuran. Secara harfiah berarti “Selamat, Semoga Anda Makmur/Kaya”. Frasa ini melambangkan harapan akan rezeki berlimpah, keberhasilan, dan syukur setelah berhasil melewati tahun yang lalu. 

Baca Juga  Telkom Selenggarakan  Program Sertifikasi Digital Skill Berstandar Nasional dan Internasional  untuk Siswa SMK/SMA di Seluruh Indonesia

Asal-usul dan Sejarah:

Legenda Nian: Berawal dari kisah penduduk Tiongkok kuno yang berhasil selamat dan mengusir binatang buas bernama Nian yang muncul setiap akhir tahun. Ucapan Gong Xi (selamat) awalnya diucapkan sebagai rasa syukur karena telah melewati bahaya tersebut.

Doa Kesejahteraan: Seiring waktu, khususnya dengan berkembangnya semangat ekonomi, ditambahkan kata Fa Cai (makmur/kaya) sebagai doa agar tahun yang baru membawa keberuntungan finansial dan kesejahteraan.

Tradisi Sosial: Di Tiongkok, ungkapan ini menjadi sangat populer karena menekankan kerja keras, keberlimpahan rezeki, dan keharmonisan hidup. 

Baca Juga  Siang Ini, 57 Tokoh Islam Diundang Prabowo Usai MUI Tolak Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Makna dan Penggunaan:

Gong Xi (恭喜): Selamat atau ucapan bahagia.

Fa Cai (发财): Makmur, sejahtera, atau memperoleh kekayaan.

Konteks: Gong Xi Fa Cai digunakan untuk mendoakan rezeki berlimpah dan keberuntungan, berbeda dengan Xin Nian Kuai Le yang berarti “Selamat Tahun Baru”.

Tradisi: Diucapkan saat Imlek, sering disertai dengan tradisi berbagi angpao merah, menyalakan kembang api untuk mengusir sial, dan menghias rumah dengan warna merah. 

Kini, ucapan ini telah mendunia dan menjadi simbol perayaan Imlek yang populer di kalangan Tionghoa global, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Singapura. (*)