NASIONAL

Kunjungan Presiden Prabowo ke AS Perkuat Posisi Indonesia dalam Peta Perdagangan Global

1
×

Kunjungan Presiden Prabowo ke AS Perkuat Posisi Indonesia dalam Peta Perdagangan Global

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, HARIANHALUAN.ID – Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat menegaskan arah diplomasi perdagangan Indonesia di tengah dinamika dan fragmentasi ekonomi global. Lawatan ini diposisikan sebagai langkah strategis untuk memastikan setiap perundingan internasional benar-benar berpihak pada kepentingan nasional.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dalam rilisnya, Kamis (19/2) menyampaikan bahwa Presiden memberikan penegasan tegas mengenai prinsip yang harus dipegang pemerintah dalam setiap negosiasi ekonomi.

“Memastikan posisi yang diambil Indonesia dalam setiap perundingan ekonomi dengan siapapun, khususnya dalam waktu dekat dengan Amerika Serikat adalah yang terbaik dan paling menguntungkan untuk Indonesia.” tulis Teddy.

Baca Juga  GSN, Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Solidaritas Dalam Membangun Indonesia

Presiden juga menekankan bahwa diplomasi perdagangan tidak boleh berhenti pada kepentingan transaksional jangka pendek. Negosiasi harus mampu memperkuat struktur ekonomi nasional secara menyeluruh.

“Presiden menginginkan perundingan harus sebanyak-banyaknya meningkatkan produktivitas industri dalam negeri serta memperkuat global supply chain atau rantai pasok industri,” ungkap Seskab.

Lebih jauh, Kepala Negara menggarisbawahi pentingnya hasil konkret dari setiap kebijakan ekonomi.

“Presiden Prabowo menginginkan setiap kebijakan yang diambil harus sesegera dan sebanyak mungkin memberi keuntungan konkret untuk Indonesia,” pungkas Teddy.

Baca Juga  Prabowo Minta Pimpinan DPR Undang Demonstran dan Ajak Dialog

Fokus utama diarahkan pada peningkatan produktivitas industri nasional serta integrasi yang lebih kuat dalam rantai pasok dunia.

Teddy menambahkan, agenda kunjungan juga membahas penguatan hubungan Indonesia–Amerika Serikat melalui sejumlah perundingan dan perjanjian dagang.

“Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah aktif diplomasi langsung Presiden Prabowo untuk meningkatkan rantai ekonomi serta produktivitas industri dalam negeri,” tulisnya dalam keterangan pers.