PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.ID – Komitmen memperkuat kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui penyaluran zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang Panjang.
Sebanyak Rp545.731.000 disalurkan kepada 282 mustahik dalam berbagai program pemberdayaan, Jumat (20/2/2026), di Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre.
Penyaluran zakat tersebut mencakup sejumlah program unggulan, yakni Padang Panjang Makmur bagi 202 mustahik, Padang Panjang Cerdas 33 mustahik, Padang Panjang Sehat 15 mustahik, Padang Panjang Peduli empat mustahik, Anak Didik Binaan Baznas 10 mustahik, serta CSR Wardah untuk 18 mustahik.
Wakil Wali Kota, Allex Saputra yang menyerahkan bantuan secara simbolis, menegaskan, zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen strategis dalam membangun kemandirian umat.
“Zakat adalah perwujudan solidaritas sosial yang nyata. Ketika dikelola secara profesional dan transparan, zakat mampu menjadi solusi dalam mengurangi kemiskinan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara Pemerintah Daerah dan Baznas menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi daerah yang religius, berdaya saing, dan sejahtera. Pembangunan, katanya, tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan aspek sosial dan spiritual.
Ketua Baznas, Novi Hendri menjelaskan, bantuan yang disalurkan difokuskan pada sektor ekonomi produktif, pendidikan, dan kesehatan. Khusus pada program Padang Panjang Sehat, banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan biaya pengobatan rutin ke luar daerah seperti Padang dan Bukittinggi.
“Kami tetap melakukan survei lapangan untuk proposal yang belum terealisasi. Penyaluran dilakukan bertahap agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan mustahik,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzakki, terutama ASN, jajaran Kemenag, serta para donatur lainnya yang telah mempercayakan penyaluran zakat melalui Baznas.
Melalui pengelolaan zakat yang akuntabel dan berorientasi pemberdayaan, Baznas berharap bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan jangka panjang bagi para mustahik di Padang Panjang. (*)





