AGAM

Kereta Gantung Bakal Dibangun di Danau Maninjau

4
×

Kereta Gantung Bakal Dibangun di Danau Maninjau

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar, Mahyeldi dan Bupati Agam, Benni Warlis menghadiri rapat koordinasi antara Pemprov Sumbar dan Pemkab Agam di Balerong Rumah Dinas Bupati Agam, Padang Baru, Lubuk Basung, Sabtu (21/2). IST

AGAM, HARIANHALUAN.ID — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mengusulkan pembangunan sky lift (kereta gantung) di Kabupaten Agam sebagai langkah strategis untuk mengembangkan potensi pariwisata daerah tersebut.

Usulan itu disampaikan dalam rapat koordinasi antara Pemprov Sumbar dan Pemkab Agam yang dihadiri langsung Gubernur Sumbar, Mahyeldi dan Bupati Agam, Benni Warlis di Balerong Rumah Dinas Bupati Agam, Padang Baru, Lubuk Basung, Sabtu (21/2).

Asisten III Setdaprov Sumbar, Medi Iswandi mengatakan, pihaknya bersama tim telah melakukan peninjauan lapangan serta sejumlah kajian awal terkait rencana pembangunan sky lift tersebut.  Langkah ini dilakukan guna memastikan kesiapan lokasi serta potensi pengembangan wisata yang dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Menurutnya, Kabupaten Agam dinilai potensial untuk pembangunan kereta gantung, yakni kawasan Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya. Kawasan ini memiliki panorama alam yang memukau serta nilai sejarah dan budaya yang kuat, sehingga dinilai mampu menjadi daya tarik wisata unggulan di Sumbar.

Baca Juga  Nanda Wirawan Angkat Kembali Songket Canduang

“Setelah melalui berbagai pertimbangan, kami memilih turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan dan kajian mendalam. Pembangunan kereta gantung ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga membuka peluang investasi baru di Kabupaten Agam,” ujarnya.

Ia menambahkan, keindahan panorama Danau Maninjau yang telah dikenal hingga mancanegara menjadi nilai tambah dalam pengembangan wisata berbasis kereta gantung.  Selain itu, kawasan tersebut juga menyimpan kekayaan sejarah dan budaya yang berpotensi dikemas menjadi paket wisata terpadu. Pengembangan ini diproyeksikan memberi efek berganda (multiplier effect) terhadap sektor ekonomi, lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat sekitar.

Baca Juga  Sepanjang Tahun 2024, Polres Agam Ungkap 37 Kasus Narkoba, 47 Tersangka Diamankan

Menanggapi usulan tersebut, Bupati Agam, Benni Warlis menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan kereta gantung sebagai salah satu inovasi untuk mendorong kemajuan sektor pariwisata daerah.

Ia menilai, wacana tersebut sangat menarik dan menjadi peluang besar dalam meningkatkan daya saing destinasi wisata di Agam. “Jika ini dapat diwujudkan, tentu akan menjadi yang pertama di Sumbar dan menjadi ikon baru pariwisata daerah,” ujarnya. Bupati juga meminta kepada dinas terkait agar segera menindaklanjuti wacana pembangunan tersebut melalui kajian teknis dan koordinasi lintas sektor, sehingga rencana pengembangan kereta gantung dapat direalisasikan secara matang dan berkelanjutan. (*)