PASAMAN

Pelayanan RSUD Tuanku Imam Bonjol Tetap Optimal Selama Ramadan 1447 H

3
×

Pelayanan RSUD Tuanku Imam Bonjol Tetap Optimal Selama Ramadan 1447 H

Sebarkan artikel ini

PASAMAN, HARIANHALUAN.ID — Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Tuanku Imam Bonjol (RSTIB) Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman dipastikan tetap berjalan normal tanpa ada perubahan jadwal maupun pengurangan layanan.

Direktur RSTIB, dr. Yong Marzuhaili, menegaskan bahwa seluruh unit pelayanan kesehatan tetap beroperasi sebagaimana hari biasa. Menurutnya, rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan publik memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir melayani masyarakat dalam situasi apa pun, termasuk selama bulan puasa.

“Tidak ada perubahan pelayanan selama Ramadan. Semua layanan tetap berjalan seperti biasa karena rumah sakit harus selalu siap dan berperan aktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya, Selasa (24/2).

Baca Juga  Pemkab Pasaman Matangkan Arah Pembangunan Lewat Forum Konsultasi Publik RKPD 2027

Ia menjelaskan, pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap siaga 24 jam. Begitu pula dengan layanan laboratorium, rawat inap, serta poliklinik yang tetap beroperasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Para tenaga medis, baik dokter maupun perawat, menjalankan tugas sesuai sistem kerja dan pembagian shift masing-masing.

“Khusus IGD tetap standby 24 jam. Untuk layanan lainnya juga tidak ada perubahan. Dokter dan perawat bertugas sesuai jadwal sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal,” jelasnya.

Selain memastikan pelayanan tetap berjalan, pihak rumah sakit juga melakukan penyesuaian internal guna menjaga kenyamanan pasien dan tenaga medis selama menjalankan ibadah puasa. Pengaturan jadwal kerja dilakukan secara proporsional agar pelayanan tetap prima tanpa mengurangi kualitas kinerja.

Baca Juga  M. Iphan Optimistis Gaet Investasi di Forum Pemprov Sumbar

Manajemen RSTIB juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat selama Ramadan, seperti memperhatikan asupan gizi saat sahur dan berbuka, serta tidak menunda pemeriksaan kesehatan apabila mengalami keluhan. Langkah ini penting untuk mencegah kondisi kesehatan yang dapat memburuk.

Dr. Yong juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan selama Ramadan. Ia memastikan seluruh pelayanan tetap mengacu pada standar operasional dan aturan yang berlaku.

“Masyarakat tidak perlu khawatir untuk melakukan pemeriksaan kesehatan selama bulan Ramadan. Kami pastikan tenaga medis selalu tersedia sesuai jadwal tugasnya,” tutupnya. (*)