SOLOK KOTA, HARIANHALUAN.ID — Kepastian stabilitas pangan di Kota Solok kembali ditegaskan. Perum Bulog Kantor Cabang Solok turun langsung ke pasar tradisional untuk memastikan ketersediaan bahan pokok strategis tetap aman dan harga terkendali, Selasa (24/2/2026).
Pemimpin Cabang Bulog Solok, Hendra Kurniawan, memimpin inspeksi mendadak (sidak) dengan fokus pada dua komoditas utama penopang kebutuhan masyarakat, yakni Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita.
Hasil pemantauan di sejumlah kios menunjukkan kondisi yang kondusif. Stok beras SPHP dan Minyakita tersedia dalam jumlah memadai dan terdistribusi merata. Tidak ditemukan indikasi kelangkaan maupun penahanan barang di tingkat pedagang.
Tak hanya soal ketersediaan, kepatuhan terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET) juga menjadi perhatian utama. Dari hasil pengecekan, para pedagang menjual sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah. Kondisi ini menjadi indikator bahwa rantai distribusi berjalan stabil tanpa gejolak berarti.
“Kami ingin memastikan stabilitas pangan benar-benar terjaga. Saat ini stok sangat cukup, distribusi lancar, dan harga tetap sesuai HET. Masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Hendra di sela-sela peninjauan.
Menurutnya, Bulog terus melakukan pengiriman rutin guna menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan di pasar. Langkah ini penting untuk mencegah potensi lonjakan harga, terutama menjelang momen meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Bulog Solok juga mengimbau warga agar tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Ketersediaan stok di gudang dipastikan aman untuk beberapa bulan ke depan.
Ke depan kata Hendra, monitoring akan terus diperkuat bersama Satgas Pangan guna mengantisipasi praktik spekulasi maupun permainan harga.
“Dengan pasokan yang terjaga dan distribusi yang stabil, diharapkan inflasi daerah tetap terkendali serta daya beli masyarakat Kota Solok tetap terpelihara,” katanya. (*)





