TEKNOLOGI

Baru 5 Bulan Diluncurkan, Pemilik iPhone 17 Pro Max Ramai-Ramai Jual HP nya

3
×

Baru 5 Bulan Diluncurkan, Pemilik iPhone 17 Pro Max Ramai-Ramai Jual HP nya

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, HARIANHALUAN.ID — HP seri terbaru dari Apple dan paling mahal harganya, yakni iPhone 17 Pro Max dikabarkan paling banyak dijual kembali. Ponsel tersebut padahal dirilis global September artinya baru lima bulan lalu.

Laporan dari SellCell menyebutkan iPhone terbaru dengan cepat naik ke puncak pasar tukar tambah independen di Amerika Serikat (AS). Jumlahnya bahkan mencapai 11,5% dari seluruh 20 ponsel yang masuk dalam daftar, dikutip dari Mac Rumors, Senin (23/2/2026).

Analisis yang dilakukan SellCell berdasarkan data tukar tambah internal serta tren harga pasar sekunder dari 40 pembeli iPhone independen.

Menduduki peringkat utama, nilai iPhone 17 Pro Max terus mengalami peningkatan. Mulai dari 5,1% pada November melonjak lebih dua kali lipat 11,5% pada awal Februari.

Baca Juga  TSR Nagari Kinali Kunjungi Masjid Raya Al-Mukhlisin Durian Kilangan

Penjualan itu bukan karena permasalahan, tercatat 86% unit yang ditukar masuk dalam kategori prima atau baik, artinya dijual tak lama setelah pembelian.

Sementara pendahulunya, iPhone 15 Pro Max dan iPhone 14 Pro Max menyumbang 7,3% masing-masing dari penukaran. Untuk iPhone 16 Pro Max dan iPhone 13 berkisar 7,2%.

Laporan itu juga mencatat nilai yang hilang pada masing-masing ponsel. Misalnya iPhone 17 Pro max kehilangan 25,4% nilai sejak diluncurkan dari harga jual kembali rata-rata dalam kondisi prima sejak 145 hari.

Baca Juga  Dibandingkan Negara ASEAN, Pemerintah Dinilai Kurang Peduli Terhadap Karya Besar Penulis Sastra

Sementara nilai yang lebih rendah didapatkan iPhone 16 Pro Max sebanyak 32,5%. Nilai tersebut dirasa setara dengan tambahan harga jual berkisar US$95 (Rp 1,6 juta) dibandingkan generasi dan periode yang sama sebelumnya.

SellCell mencatat harga iPhone 17 Pro Max bekas pada kondisi prima berkisar US$967,5 (Rp 16,3 juta), berbanding saar dirilis mencapai US$1.199 (Rp 20,2 juta),.

MacRumors mencatat smartphone premium bisa menjadi aset jangka pendek, artinya dapat dijual lagi jika pemiliknya membutuhkan uang tunai. (*)