PERISTIWA

Kebakaran Hanguskan 12 Ruko di Pasar Sore Simpang Lagan, Kerugian Ditaksir Rp5 Miliar

59
×

Kebakaran Hanguskan 12 Ruko di Pasar Sore Simpang Lagan, Kerugian Ditaksir Rp5 Miliar

Sebarkan artikel ini

PESISIR SELATAN, HARIANHALUAN.ID- Musibah kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Sore Simpang Lagan, Nagari Punggasan Utara, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (26/2/2026) dini hari. Api yang berkobar saat warga bersiap santap sahur meluluhlantakkan 12 petak ruko milik Buk Jaya dan menyebabkan kerugian material ditaksir mencapai Rp5 miliar.

Peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Api pertama kali terlihat dari bagian belakang ruko milik Leni, pedagang pakaian dan pecah belah. Dalam waktu singkat, si jago merah membesar dan menjalar ke seluruh deretan bangunan yang sebagian besar berisi barang dagangan mudah terbakar.

“Api muncul dari belakang ruko Bu Leni. Karena banyak bahan mudah terbakar, dalam satu jam api sudah melahap semua ruko. Kami panik dan berusaha menyelamatkan barang sebisanya,” ujar salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.

Deretan ruko tersebut diketahui milik Buk Jaya yang terdiri dari 12 petak dan disewakan kepada sejumlah pedagang, yakni Amril Nurman (jual beli motor bekas), Leni (pakaian dan pecah belah), Riki (sembako dan rempah-rempah), Muslim (akuarium), Muldi Hendra (grosir P&D), Gusrial (toko buku dan fotokopi), serta Hasan Basri (sembako dan rempah-rempah).

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran dan pihak kepolisian. Kobaran api yang cepat membesar membuat warga kewalahan.

Baca Juga  Polda Sumbar Amankan Delapan Pelaku PETI di Pasaman Barat

Petugas Pemadam Kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 04.30 WIB dengan mengerahkan tiga unit armada dari Posko Lengayang, Ranah Pesisir, dan Tapan. Sebanyak 16 personel diturunkan untuk menjinakkan api, dibantu aparat kepolisian serta masyarakat setempat.

Pelaksana harian (Plh) Kasat Pol PP dan Damkar Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi, mengatakan pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 03.45 WIB dan langsung mengerahkan tiga unit armada ke lokasi. Kondisi bangunan yang berdempetan serta banyaknya material mudah terbakar membuat api cepat membesar. Namun, berkat kerja sama personel dan masyarakat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB,” kata Agung.

Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun demikian seluruh bangunan ruko beserta isinya hangus terbakar.

“Tidak ada korban jiwa. Saat kejadian ruko dalam keadaan kosong karena aktivitas pasar sudah selesai. Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan tidak ada sumber api yang berpotensi menimbulkan kebakaran, apalagi menjelang Ramadan,” ujarnya.

Kebakaran ini memporak-porandakan usaha para pedagang yang menggantungkan hidup dari aktivitas perdagangan di pasar tersebut. Tangis dan raut wajah sedih terlihat dari para korban yang hanya bisa menyaksikan puing-puing sisa kebakaran.

Baca Juga  Dihantam Avanza, Pengendara Vario Tewas di Jalinsum Dharmasraya

Pemerintah daerah turut menunjukkan kepedulian dengan turunnya Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, ke lokasi kejadian. Didampingi Camat Linggo Sari Baganti, Zul Irfan Harun, serta unsur Forkopimca setempat, mereka meninjau langsung kondisi terkini dan menyerahkan dukungan moril kepada para korban.

“Saya turut berduka cita atas musibah ini. Pemerintah daerah akan hadir untuk membantu meringankan beban para korban. Saat ini kami masih melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk langkah bantuan selanjutnya,” ucap Wabup di lokasi.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Tim Inafis Polres Pesisir Selatan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Pihak kepolisian menyebut dugaan sementara penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.

“Belum bisa dipastikan apakah karena korsleting listrik atau faktor lain. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lapangan,” ujar Kapolsek Linggo Sari Baganti, AKP Welly Anoftri.

Hingga siang ini, para korban bersama warga masih bertahan di lokasi untuk membersihkan puing-puing bangunan. Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat pertokoan dan pasar tradisional. (*)