JAKARTA, HARIANHALUAN.ID – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memperketat pengawasan stok dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi di tengah peningkatan aktivitas dan mobilitas, khususnya menjelang arus mudik dan balik Lebaran.
Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, Jumat (27/2) menyampaikan bahwa kontrol ketat dilakukan terhadap ketersediaan dan penyaluran BBM di seluruh wilayah Indonesia. “Kami melakukan kontrol ketat ketersediaan dan penyaluran BBM selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1447 H. Berdasarkan realisasi hingga saat ini, insya Allah stok BBM aman dan terkendali,” kata Wahyudi.
Menurutnya, pengawasan akan diintensifkan melalui koordinasi lintas sektor serta pemantauan langsung ke lapangan agar distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
Upaya pengamanan pasokan juga dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga dengan mengantisipasi wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami lonjakan mobilitas selama mudik. Perusahaan memetakan sejumlah klaster utama seperti jalur tol Trans Jawa, jalur alternatif, kawasan tol strategis, hingga destinasi wisata.
“Peningkatan konsumsi BBM diprediksi terjadi di sejumlah klaster utama, antara lain klaster tol Trans Jawa dengan konsumsi diperkirakan naik 25–30 persen dibandingkan hari biasa. Titik spesifik yang harus diwaspadai yaitu Cipali (Subang–Indramayu), Semarang–Solo (Boyolali), dan titik pertemuan Solo–Yogyakarta (Colomadu),” ujarnya.
Selain itu, perhatian juga diberikan pada lintasan penyeberangan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk, serta daerah tujuan akhir pemudik seperti Yogyakarta, Solo Raya, Surabaya, Malang Raya, Banyumas, dan Bandung.
Pertamina juga menyiapkan penguatan stok di depot penyangga, SPBU modular di jalur tol dan kawasan wisata, serta layanan motoris untuk menjangkau kendaraan di titik kemacetan.
Di wilayah timur Indonesia, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tenggara telah menyiapkan langkah strategis guna menjamin pasokan Gasoline, BBM, LPG 3 kilogram, dan minyak tanah selama Ramadan dan Idulfitri. Sales Area Manager Retail Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Agus Surya Pranata mengatakan,
“Ini sebagai bagian dari upaya dalam pengamanan pasokan. Pertamina juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Forkopimda, perbankan, serta instansi terkait untuk menjaga kelancaran BBM dan LPG di wilayah Sultra,” imbuhnya. (*)





