NASIONAL

Bulog Pastikan Harga Beras dan Minyakita Stabil di Seluruh Indonesia

2
×

Bulog Pastikan Harga Beras dan Minyakita Stabil di Seluruh Indonesia

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, HARIANHALUAN.ID- Dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga bahan pokok pada periode Ramadan dan Idulfitri 2026, Perum Bulog melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.

Kegiatan ini difokuskan pada pemantauan ketersediaan stok dan harga beras serta Minyakita di tingkat konsumen.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa seluruh jajaran Kantor Wilayah dan Kantor Cabang telah diperintahkan untuk memperkuat pengawasan distribusi dan kondisi pasar di daerah masing-masing.

“Buloghadir langsung di lapangan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan pasokan beras serta Minyakita tersedia dalam jumlah mencukupi. Stok nasional berada dalam kondisi aman, dan penyaluran terus kami percepat guna mengantisipasi lonjakan permintaan selama Ramadan dan Lebaran. Kami juga memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga sesuai ketentuan pemerintah,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga  Menteri Nusron Ajak Pegawai Berkomitmen Bersama Tingkatkan Layanan Pertanahan

Dalam pelaksanaan sidak, tim Bulog melakukan pemantauan harga, pengecekan kualitas komoditas, verifikasi ketersediaan stok di pedagang, serta memastikan kelancaran distribusi dari gudang hingga pasar.

Rizal menyebut, cadangan Beras Pemerintah saat ini berada pada level sekitar 3,5 juta ton dan dalam kondisi sangat aman. Untuk Minyakita, penyaluran dilakukan sesuai kebijakan pemerintah dengan mengacu pada Harga Eceran Tertinggi.

“Distribusi kami lakukan langsung dari gudang Bulog ke pasar untuk mempersingkat rantai pasok dan menjaga keterjangkauan harga di tingkat konsumen,” tambah Ahmad Rizal.

Baca Juga  IDI Selenggarakan Puncak Hari Bakti Dokter Indonesia 2024 di Yogyakarta

Memasuki periode Ramadan dan Idulfitri 2026, Bulog juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, dan instansi terkait guna mengantisipasi spekulasi harga maupun penimbunan barang.

Langkah terpadu ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pasar sekaligus melindungi daya beli masyarakat.

Bulog menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan intensif hingga pasca-Lebaran, sehingga pasokan dan harga pangan strategis tetap stabil serta kondisi pasar nasional tetap aman dan terkendali. (*)