PADANG, HARIANHALUAN.ID — Hasil Keputusan Musyawarah Wilayah Luar Biasa atau Muswillub Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Sumatera Barat (Sumbar) secara aklamasi menetapkan Muhammad Dien sebagai Ketua PII Sumbar periode 2025–2028, setelah sebelumnya merupakan pelaksana tugas karena ketua berhalangan tetap.
Siaran pers (pers release) Humas PII Sumbar pada Senin (2/3/2026) menyebutkan bahwa Muswillub PII Wilayah Sumbar telah dilaksanakan pada Sabtu (28/2) di Daima Garden, Kota Padang.
Serangkaian kegiatan Muswillub ini juga dilakukan Diskusi Kelompok Terfokus/Diskusi Panel yang mengusung tema “Inovasi Pembangunan Ketahanan Infrastruktur Sumatera Pasca Bencana Hidrometeorologi dan Adaptasi Perubahan Iklim”.
Diskusi Panel yang dimoderatori oleh Sekretaris Umum PII Sumbar, Candrianto menghadirkan empat pembicara yaitu Widya Prima Hatta, Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Provinsi Sumatera Barat, yang menjelaskan peranan pemerintah daerah dalam Pembangunan Ketahanan Infrastruktur.
Berikutnya, Insannul Kamil, Dewan Pakar Persatuan Insinyur Indonesia (PP-PII) dan Ketua Umum Badan Keahlian Mesin Persatuan Insinyur Indonesia (BKM-PII) yang memaparkan strategi dan inovasi Pembangunan Ketahanan Infrastruktur Sumatera Bencana Hidrometeorologi dan Adaptasi Perubahan Iklim.
Selanjutnya, pembicara Iman Purwoto, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat ASTEKINDO, yang menjelaskan Peran Insinyur dalam Penanganan Bencana di Sumatera Barat (Sumbar).
Kemudian Darma Hendra, Ketua PC PII Kota Padang yang memberikan paparan tentang peran penting Faktor Manusia dalam Sistem Menajemen Penanggulangan Bencana.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Ir Nursidin, mengatakan, Muswillub dilaksanaka bukan hanya untuk memilih ketua PII Wilayah Sumbar yang definitif, tetapi untuk memastikan kesinambungan program organisasi agar tetap sesuai amanat organisasi dan berkelanjutan.
“Sementara, saat ini kepemimpinan kami masih dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Muhammad Dien yang akhirnya terpilih secara aklamasi menjadi ketua, masa bakti 2025 – 2028.
Sejauh ini pelaksanaan kegiatan Muswillub ini menjadi penting untuk diselenggarakan agar kesinambungan kepemimpinan wadah profesi insinyur di Sumatera Barat tetap berjalan dengan baik sesuai mekanisme organisasi.





