PASAMAN, HARIANHALUAN.ID — Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumatera Barat, Khairuddin Simanjuntak, memastikan penanganan jalan provinsi ruas Panti–Simpang Empat Dua Koto menjadi agenda prioritas pada tahun anggaran berjalan.
Ia menegaskan, perawatan terhadap titik-titik jalan berlubang akan segera direalisasikan demi menjamin keselamatan pengguna jalan, saat dihubungi Haluan, Selasa (03/03/2026).
Menurut Khairuddin, ruas Panti–Simpang Empat merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sehingga proses percepatan penanganannya langsung dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi. Ia menyebut komunikasi intensif telah dilakukan bersama Sekretaris Daerah selaku Ketua TAPD serta Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumbar.
“Perawatan tahun ini wajib berjalan. Titik-titik yang berlubang harus segera ditangani, minimal ada penyelesaian sementara agar tidak membahayakan masyarakat,” ujarnya tegas.
Ia menjelaskan, anggaran pemeliharaan untuk ruas tersebut telah tersedia dalam APBD Provinsi Sumatera Barat dan tinggal tahap pelaksanaan oleh dinas teknis maupun UPTD yang membidangi jalan dan jembatan provinsi.
Khairuddin juga mengungkapkan, sebelumnya dirinya telah mengupayakan dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk peningkatan kualitas jalan secara menyeluruh. Namun, akibat adanya sejumlah bencana alam di beberapa daerah yang memerlukan penanganan mendesak, alokasi tersebut sementara dialihkan ke titik prioritas lainnya.
Kendati demikian, ia memastikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tetap mengalokasikan dana pemeliharaan pada tahun ini agar kondisi jalan tidak semakin memburuk. Untuk tahun 2027, ia bersama Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Ari Asfar, telah membahas penyiapan anggaran yang lebih besar guna peningkatan kualitas jalan secara permanen.
“Insya Allah tahun depan kita dorong peningkatan anggaran supaya persoalan lubang di ruas Panti–Simpang Empat Dua Koto bisa diselesaikan secara tuntas,” katanya optimistis.
Selain ruas Panti–Simpang Empat, beberapa jalan provinsi lain di wilayah Pasaman dan Pasaman Barat juga masuk dalam perhatian. Di antaranya Jalan Tapus–Muara Sungai Silolo, Jalan Rao–Rokan yang melintasi Rombai, serta ruas Lubuk Sikaping–Simpang Empat Talamau (Talu) yang pada tahun ini juga telah memperoleh alokasi anggaran pemeliharaan.
Sebagai pimpinan fraksi di DPRD Sumbar, Khairuddin menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan infrastruktur jalan provinsi, khususnya di wilayah Pasaman dan Pasaman Barat, agar aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar dan aman.
Ia pun menyatakan optimisme bahwa dukungan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Vasco Ruseimy, serta sinergi dengan Bappeda dan Dinas BMCKTR Provinsi Sumbar, akan mempercepat realisasi program perbaikan jalan tersebut.
“Dengan komitmen bersama dan sinergi yang kuat, kita harapkan pembangunan jalan provinsi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (*)





